Asef Eman: Kejadian Kemarin Hanya Salah Paham

Share this:

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Menanggapi pemberitaan sebelumnya, Kepala Desa Cikande yang diduga mengusir warganya menyatakan bahwa saat ini permasalahan antara dia dan Yulianto sudah selesai dengan damai.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (13/10/2020), beberapa waktu yang lalu, Yulianto dan istrinya yang hendak membuat Surat Keterangan Usaha (SKU) di Kantor Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan.

“Kejadian itu hanya salah paham saja. Alhamdulillah sekarang sudah damai antara Pemerintah Desa Cikande dengan Yulianto,” kata Kepala Desa Cikande Asef Eman, Rabu (14/10/2020).

Kades menjelaskan, pada saat terjadinya salah paham, ia beserta staf desa sedang menangani permasalahan yang ada di Kantor Desa. Pada saat itu, ada oknum warga saya yang diduga telah melakukan pelecehan seksual, akan tetapi itu bukan warga saya.

“Disaat itu pula warga saya Yulianto datang hendak mengurus SKU, sehingga spontanitas saya berkata seperti itu kepada Yulianto,” jelasnya.

Intinya, dengan adanya kejadian ini saya atas nama Kepala Desa Cikande beserta staf desa meminta maaf atas tindakan ataupun ucapan yang sempat menyinggung warga saya.

“Ini hanya miskomunikasi saja. Semoga dengan adanya kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berharga buat saya dan akan menjadi tamparan keras bagi saya agar lebih mengedepankan pelayanan masyarakat yang prima,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Jayanti Hilton mengharapkan kepada rekan-rekan media agar dapat menjaga kondusifitas wilayah dan bisa diselesaikan secara baik-baik.

“Dengan adanya kejadian ini, mari kita ambil hikmahnya saja,” harapnya. (Kus/Drk)