Warga Grogol Keluhkan Pelayanan Puskesmas

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Cilegon, Berita Layanan Kesehatan: Warga Grogol Keluhkan Pelayanan Puskesmas
Puskesmas Grogol, Kota Cilegon (Foto: Restu Bambang/SuaraBantenNews)

KOTA CILEGON (SBN) — Pengunjung atau pasien mengeluhkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Grogol, Kota Cilegon. Tak hanya lambat dalam memberikan pelayanan, para petugas juga dinilai tidak disiplin dalam menggunakan waktu.

Tepat pukul 08.00 WIB loket pendaftaran belum dibuka. Terlihat beberapa petugas baru datang dan mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk memulai pelayanan. Sekitar pukul 08.16 WIB loket pendaftaran pasien baru dibuka oleh petugas, Senin, 4 Januari 2021. Demikian yang terpantau awak media di lapangan.

Read More

Maesyah, salah seorang pasien, mengeluhkan pelayanan yang diberikan para petugas puskesmas tersebut karena dia telah mengantre sejak pukul 07.30, tetapi sampai pukul 08.00 WIB loket pendaftaran tak kunjung dibuka oleh petugas.

“Harusnya, petugas bisa datang lebih awal sebelum pasien datang. Jam 8 saya lihat baru sibuk dan bersih-bersih,” ungkapnya kepada wartawan.

Usai mendaftar sekitar pukul 08.16 WIB, lanjut Maesyah, dokter pun belum berada di ruang pemeriksaan. Baru sekitar pukul 08.50 WIB dokter datang ke ruangannya untuk memulai pemeriksaan, padahal dia mendapatkan nomor urut pertama dan telah melakukan screening test.

Tak hanya Maesyah, hal serupa dialami oleh seorang pasien asal Tegal Wangi Curug bernama Hakim (28). Ia mengatakan sudah dua kali mendapat pelayanan yang kurang baik saat berobat di Puskesmas Grogol.

Udah ngaret bukanya, pelayanan lelet, petugasnya juga kurang disiplin, kebanyakan ngobrol sama maen HP,” jelasnya.

Hakim menambahkan, saat dia berobat dulu sempat bersitegang dengan petugas karena petugas lambat memberikan pelayanan. Akhirnya, ia memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan dan memutuskan untuk berobat ke klinik.

“Saya dulu sakit cukup parah. Setelah ditensi, lebih dari pukul 09.30 WIB belum juga diperiksa oleh dokter, padahal waktu itu saya dapat nomor urut dua. Saya kembalikan berkas dan memilih berobat ke klinik terdekat,” ungkapnya.

Menurutnya, tampaknya hingga kini belum ada perubahan. Banyak pasien yang menunggu lama di ruang antre, tetapi saat pasien melihat ke dalam ruangan, petugas tampak sedang sibuk menggunakan HP dan mengobrol. Mestinya, mereka disiplin dan fokus dalam bekerja, terlebih tugas mereka adalah memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Saya harap ini menjadi perhatian Dinkes Kota Cilegon, khususnya di Grogol. Kalau bisa, HP mereka disita saat bertugas,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Puskesmas Grogol Febrian Damayanti mengatakan, seharusnya loket pelayanan sudah dibuka tepat pukul 08.00 WIB. Karena keluhan masyarakat itu pihaknya akan melakukan cross check langsung kepada petugas pelayanan yang bersangkutan.

“Kita akan panggil juga petugasnya dan akan kita cek apa penyebab dan apa masalahnya,” kata Febrian.

Ia menjelaskan, apabila memang betul terjadi dan ada kesalahan, pihaknya akan memberikan teguran secara lisan. Tentunya ini akan perlu dievaluasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di kemudian hari.

“Petugas yang sering main HP beberapa kali juga sudah kita ingatkan,” tandasnya.(Restu/zie/Atm)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *