Cabang Organisasi Silat Tahun 50-an Segera Hadir di Cilegon

  • Whatsapp
PPSI, Pencak Silat, Busaya Cilegon, Pencak Silat Cilegon, Peguron Silat, Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Cilegon, Berita Cilegon Terbaru, Berita Cilegon Hari Ini: Organisasi Silat Tahun 50-an Hadir di Cilegon
Sekjen DPW PPSI Banten Ahyadi Sanusi bersama para pegiat seni budaya di Cilegon saat sosialisasi PPSI (Wawan/SuaraBantenNews)

CILEGON (SBN) — Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) yang lahir pada tahun 1957 dilirik pelaku seni dan budaya Kota Cilegon. Hal tersebut diketahui saat sosialisasi PPSI yang digelar Pengurus PPSI Provinsi Banten di salah satu hotel di Cilegon, Kamis (18 Februari 2021).

Rahmatulloh, salah seorang pegiat seni dan budaya Kota Cilegon bersama puluhan orang lainnya merespon hadirnya PPSI di Cilegon. Apalagi, katanya, kehadiran PPSI dapat mengakomodasi semua peguron (perguruan) dan aliran pencak silat di Cilegon.

Read More

“Dulu di Cilegon sempat ada (PPSI) katanya, tapi di generasi saya hilang atau memang tidak ada. Seusia saya (40-an) belum pernah mengenal PPSI, padahal PPSI sendiri lahir pada 17 Agustus 1957,” katanya.

Rahmat menambahkan, semangat PPSI Banten untuk mengembangkan seni dan budaya di Cilegon menjadi napas baru bagi pegiat dan pencinta seni budaya. Wadah persilatan itu juga akan memberikan warna baru bagi persilatan di Cilegon.

“Bagaimana budaya persilatan ini bisa terangkat melalui kabupaten dan kota di provinsi, itulah alasannya mengutus Sekjen DPW Banten untuk melakukan sosialisasi,” paparnya.

Saat disinggung apakah dengan berdirinya PPSI di Cilegon itu merupakan bentuk ketidakpuasan atas pemilihan ketua IPSI yang dilakukan Minggu lalu,

Rahmat juga menyampaikan, berdirinya PPSI di Cilegon itu tidak ada kaitan dengan pemilihan ketua IPSI minggu lalu. Selaku sesame pencinta seni dan budaya, peguron maupun padepokan di Kota Cilegon tidak terpecah, tetap bersatu.

“Begitu kami mengenal PPSI layak untuk hadir di Kota Cilegon, kami sepakat untuk membentuk pengurus di tingkat Kota Cilegon,” tutupnya.

Sekretaris Jendral PPSI Banten Ahyadi Sanusi mengatakan PPSI sudah lama berdiri dan sejak saat itu di Banten pun sebetulnya sudah ada, tapi masih sebagai Provinsi Jawa Barat. Sampai dengan tahun 1999 PPSI masih hidup. Namun, sesudah lahirnya Provinsi Banten, PPSI mulai redup.

Ahyadi melanjutkan, PPSI digerakan kembali oleh H. Agus Rasid selaku Dewan Pembina untuk membentuk PPSI di wilayah Banten.

“Kami sosialisasikan dahulu. Untuk pembentukannya kami akan mengatur teknisnya,” ucap Ahyadi.

Sebetulnya, PPSI di Cilegon hendak dibentuk akhir 2019. Namun, karena banyak kendala dan kondisi yang tidak memungkinkan, salah satunya adalah pandemi covid-19, pembentukan PPSI di Cilegon ditunda.

Nawawi Sahim, tokoh dan pegiat seni budaya di Kota Cilegon, menyampaikan bahwa PPSI yang merupakan salah satu wadah budaya, khususnya persilatan, di Kota Cilegon, patut dikembangkan secara bersama dengan seluruh peguron atau aliran, bahkan dengan pemerintah.

“Awalnya, mau dibentuk tahun lalu (2020). Karena saat itu bertepatan dengan Pilkada Cilegon dan khawatir banyak kepentingan masuk, Dewan Pembina pun meminta untuk ditunda,” jelasnya.

Saat ini lanjut Nawawi, silaturahmi dan sosialisasi PPSI sudah terlaksana dan terbentuk kepanitiaan. Karena itu, dalam waktu dekat PPSI akan segera hadir di Kota Cilegon. (Wawan/Atm)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *