Kali Prancis Dapap Jadi Lautan Sampah

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Kabupaten Tangerang, Berita Kabupaten Tangerang Terbaru, Berita Kabupaten Tangerang Hari Ini: Kali Prancis Dapap Jadi Lautan Sampah
Sampah Berserakan di Kali Prancis, Dadap, Kabupaten Tangerang. (Tangkapan Layar Video Amatir).

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Tumpukan sampah di Kali Prancis, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, sudah sangat meresahkan warga sekitar.

Menurut warga sekitar sampah tersebut terbawa arus saat hujan hingga akhirnya berserakan di kali Prancis. Para warga juga mengeluh lantaran tumpukan sampah itu kini menimbulkan bau tak sedap.

Read More

“(Sampah) sudalah mulai mengeluarkan bau enggak sedap. Sudah parah ini,” Kata Robert salah seorang warga kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Ia dan warga lainnya mengaku sudah sangat resah dengan kondisi tersebut karena selain mengeluarkan aroma tak sedap sampah yang berserakan di kali itu sangat mengganggu pemandangan serta mencemari lingkungan sekitar.

Menurut dia, tumpukan sampah di Kali Prancis tersebut sudah ada sejak sepekan terakhir. Aliran banjir rob yang menerjang wilayah kelurahan Dadap juga menjadi penyebab sampah-sampah itu terbawa ke aliran sungai.

“Jadi kalau banjir rob datang, ini sampah dari buangan jalan hingga perumahan dari seberang ke sini semua. Soalnya di sini terbentur dengan adanya jembatan, jadinya aliran enggak jalan,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, ia bersama warga lainnya telah melaporkan adanya penumpukan sampah ke pemerintah setempat. Namun, sampai sekarang upaya pembersihan sampah belum optimal.

“Dan sudah bertahun-tahun selalu begini kalau banjir datang. Sudah pernah dibersihkan juga, tapi percuma sampah ini datang lagi ke sini,” tambahnya.

Warga pun berharap, kepada  Pemerintah Kabupaten Tangerang agar segera mengambil tindakan untuk membersihkan tumpukan sampah yang sudah meresahkan itu, karena dikhawatirkan menjadi sumber penyakit bagi warga sekitar yang tinggal di bantaran kali.

“Saya berharap bisa segera diatasi masalah sampah ini. Kalau misalnya mau diangkut ampah pakai alat, ya harus pakai perahu atau pake kapal tongkang saja sekalian. Karena kejadian ini selalu berulang-ulang,” pungkasnya. (khi)

Wartawan

Related posts