Geruduk Kantor Walkot Serang, Mahasiswa Nilai Kepemimpinan Syafrudin-Subadri “Wis Kendor”

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Hari Ini, Berita Banten Terbaru, Serang, Serang Hari Ini, Serang Terbaru, Peristiwa, Peristiwa Hari Ini, Peristiwa Terbaru, Berita Viral, Berita Viral Hari Ini, Berita Viral Terbaru

SERANG (SBN) — Aliansi Aja Kendor yang terdiri dari belasan mahasiswa dari HMI dan GMNI menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Serang, KSB, pada Senin (6/12/2021).

Massa aksi menilai, kepemimpinan Syafrudin dan Subadri Ushuludin dalam memimpin Kota Serang sudah tidak seperti selogannya, yakni “aja kendor”.

Read More

“Kami nilai kinerja Pemkot Serang yang dipimpin Syafrudin dan Subadri sudah mulai kendor,” ucap Humas aksi sekaligus Ketua Cabang GMNI Kota Serang Wahyu M Jamil saat diwawancara.

Menurut Wahyu, salah satu yang menjadi sorotan massa aksi terkait beberapa titik Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Serang yang masih beroperasi. Maka pihaknya mendesak agar Pemkot Serang bertindak tegas.

“Gusur THM. Beranikah Pemkot Serang menggusur THM seperti yang dilakukan oleh Pemkab Serang,” katanya.

Wahyu mengungkapkan, keberadaan THM di Kota Serang banyak mudarat ketimbang maslahatnya untuk masyarakat Kota Serang.

“Pertama mudaratnya kerusuhan, kriminalitas, kemudian juga ada jualan miras dan lain-lain,” katanya.

Selain itu, sambungnya, masih banyak lagi janji politik Syafrudin-Subadri yamg belum terealisasi.

“Kita akan mengingatkan janji Syafrudin-Subadri terhadap warga Kota Serang. Banyak janji-janji yang belum dituntaskan, seperti pembuatan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah di tiap lingkungan,” katanya.

Dalam aksi tersebut, pihak Pemkot Serang yang menemui massa aksi Sekretaris Daerah Nanang Saefudin dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Penutupan THM memang ada Perdanya, itu tidak dibolehkan. Hanya saja mereka kucing-kucingan,” katanya.

Dia mengklaim pihak Pemkot Serang sudah gencar untuk melakukan razia THM.”Hanya saja Satpol PP kami juga kan terbatas jumlahnya, honor mereka juga terbatas,” ungkapnya.

Wartawan

Related posts