Tak Punya Kepala Desa, Warga Lengkong dan Parahu Tunjuk Kades Baru Lewat PAW

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Hari Ini, Berita Banten Terbaru, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Tangerang Hari Ini, Kabupaten Tangerang Terbaru, Peristiwa, Peristiwa Hari Ini, Peristiwa Terbaru, Berita Viral, Berita Viral Hari Ini, Berita Viral Terbaru: Tak Punya Kepala Desa, Warga Lengkong dan Parahu Tunjuk Kades Baru Lewat PAW
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana.

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Dua desa di Kabupaten Tangerang, dijadwalkan akan menggelar pemilihan antar waktu (PAW) kepala desa pada 19 Desember 2021 mendatang.

Dua desa tersebut yakni desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, serta desa Parahu, Kecamatan Sukamulya.

Read More

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana mengatakan, PAW di dua desa tersebut akan dilaksanakan langsung oleh kepanitiaan lokal di tingkat desa yang diputuskan melalui musyawarah desa (musdes) yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Ya rencananya (PAW) di dua desa ini digelar pada tanggal 19 Desember 2021. Adapun kepanitiaannya dari desa tidak ada dari Kabupaten karena memang kerangka pelaksanaannya itu melalui musdes,” kata Dadan kepada intangerang.com, Senin 6 Desember 2021

Dijelaskan Dadan, tahapan pemilihan antar waktu ini juga tidak sama dengan pilkades serentak. Diantaranya, pemungutan suara tidak dilakukan secara langsung tetapi melalui musyawarah suara perwakilan yang ditentukan melalui peraturan bupati (perbup).

Meski begitu, lanjut Dadan, para calon yang akan mengikuti PAW tersebut tetap akan menjalani tes uji kompetensi yang sedianya akan dilaksanakan pada 8 dan 10 Desember 2021.

“Untuk calon itu desa Lengkong Kulon ada 6 orang dan desa Parahu ada 4 orang calon. Maksimal calon yang berhak dipilih itu 3 orang kalau di pilkades serentak kan 5,” jelasnya

Ia juga menerangkan, jika PAW tidak bisa direncanakan itulah kenapa pergantian kepala desa di dua desa ini tidak berbarengan dengan pilkades serentak yang belum lama ini digelar.

“Dan sifatnya hanya meneruskan sisa jabatan kepala desa yang berhenti atau diberhentikan. Kalau untuk Parahu itu kadesnya meninggal dunia sedangkan Lengkong itu diberhentikan,” ungkapnya

Mantan camat Kelapa Dua ini juga mengimbau agar panitia bisa mengedepankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan PAW tersebut.

Selain itu kondusifitas wilayah harus tetap dijaga agar pelaksanaannya bisa berjalan aman dan lancar.

“Tetap jaga prokes karena ini masih dalam suasana pandemi serta jaga kondusifitas itu saja imbauan dari saya,” pungkasnya. (Khi)

Wartawan

Related posts