Pelaku Usaha Mikro Mendapat Pelatihan Pengemasan Produk

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Hari Ini, Berita Banten Terbaru, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Tangerang Hari Ini, Kabupaten Tangerang Terbaru, Peristiwa, Peristiwa Hari Ini, Peristiwa Terbaru, Berita Viral, Berita Viral Hari Ini, Berita Viral Terbaru: Pelaku Usaha Mikro Mendapat Pelatihan Pengemasan Produk

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DisKUM) Kabupaten Tangerang menggelar pelatihan mengemas atau packaging produk bagi pelaku usaha. Tujuannya, agar penjualan hasil produksi pelaku usaha mikro bertambah.

Kepala DisKUM Kabupaten Tangerang Nurul Hayati mengatakan, pengemasan produk secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada penjualan. Sebab, kata dia, kesan pertama calon pembeli melihat produk usaha mikro dari sisi kemasan.

Read More

Ia menuturkan, narasumber dari pelatihan kewirausahaan packaging dari CV Packaging House Bandung yang memang sudah terbutki berhasil menjual produk dengan kemasan yang menarik.

“Pelatihan kewirausahaan packaging merupakan kegiatan pemberdayaan kelembagaan dan pengembangan usaha mikro dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang yg merupakan pelaku usaha mikro binaan dari dinas,” paparnya kepada awak media, kemarin.

Nurul mengungkapkan, tujuan dari pelatihan packaging diharapkan peserta mampu membuat suatu kemasan untuk produk yang dijualnya secara aman dan menarik. Karena kemasan yg baik akan mempengaruhi nilai jual dari produksi tersebut.

“Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Kemasan bisa meningkatkan rasa kepercayaan konsumen ketika membeli produk pelaku usaha,” paparnya.

Ia memaparkan, tujuan dari pengemasan makanan yakni, perlindungan dari bahaya fisik seperti getaran dan lainnya. Juga perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan seperti elembaban, temperatur, cahaya dan lainnya.

“Kemudahan transportasi, terutama untuk makanan yang bersifat curah seperti cairan atau butiran, menentukan porsi yang sesuai untuk penjualan dan konsumsi. Juga pemberian informasi, karena kemasan dapat diberikan label yang mencantumkan berbagai informasi, termasuk barcode,” pungkasnya. (*)

Wartawan

Related posts