HUT Bhayangkara Ke-76, Polda Banten Diwarnai Aksi Debus dan Paramotor

  • Whatsapp

SERANG (SBN)–Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76, Polda Banten merayakannya dengan mengangkat kearifan lokal yaitu menampilkan atraksi debus oleh 200 peprsonil Polda Banten dan atraksi paramotor.

Acara yang juga dibuka untuk umum tersebut dilaksanakan di Halaman Mapolda Banten, Kota Serang pada Jumat (01/07/2022) yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol. Prof. Dr. Rudy Heriyanto, PJ Gubernur Banten Al Muktabar, Forkopimda Banten, Ketua Kejaksaan Tinggi (Kejati) Feri Wibisono, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, Komandan Korem (Danrem) 064MY Brigjen Pol TNI AL (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Dedi Komaruddin dan Tokoh agama Provinsi Banten Serta Tokoh Masyarakat Provinsi Banten.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, inisiasi Kapolda Banten ini sebagai penghormatan budaya lokal Banten untuk melestarikan kebudayaan Khas Banten juga mengekspose kepedulian polisi terhadap budaya sekitar, serta memperkuat komunikasi dan konsolidasi aparat dengan masyarakat melalui budaya.

“Rangkaian kegiatan ini terselenggara dengan baik, semua atraksi debus dan paramotor sudah kita saksikan bersama serta kegiatan ini berjalan dengan aman lancar dan zero accident,” terang Shinto.

Shinto juga menambahkan bahwa tokoh dari semua ini mengangkat budaya dan kearifan lokal Banten sebagai penampilan di Hari Bhayangkara adalah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)Agus Rasyid yang sehari-hari menjabat sebagai Direktur Tahanan dan Tindah (Dirtahti) Polda Banten.

“Tidak hanya loyal dengan pelaksanaan tugas, tetapi beliau juga telah melestarikan nilai-nilai budaya lokal dengan kegiatan sehari-hari. Biasanya kita yang menonton pendekar, tetapi saat ini kita mengundang pendekar jawara-jawara Banten untuk menonton polisi berdebus dan memainkan atraksi-atraksi yang luar biasa,” tambahnya.

Saat ditemui, Agus juga menyampaikan bahwa dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 Polda Banten dengan program Pendekar Banten juga peduli terhadap budaya dan kearifan lokal.

“Budaya dan kearifan lokal mulai dari tarian, permainan debus dan pencak silat yang merupakan budaya turun temurun, dalam hal ini polisi Polda Banten peduli terhadap budaya yang ada karena harus dilestarikan bukan hanya oleh masyarakat luas tetapi juga kepolisian Polda Banten,” ujar Agus.(end)

Wartawan

Related posts