Belasan Ular Berbisa Masuk Permukiman Warga Jambe

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Tangerang, Berita Tangerang Hari Ini: Belasan Ular Berbisa Masuk Permukiman Warga Jambe
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang mengamankan ular berbisa ke dalam botol air mineral (BPBD Kabupaten Tangerang untuk SuaraBantenNews)

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Belasan ekor berbisa ditemukan di permukiman warga Perumahan Cluster Mutiara Tigaraksa di Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Kemunculan belasan ular berjenis kobra tersebut meresahkan warga setempat.

“Betul ada ular kobra ukuran sedang dan kecil masuk ke permukiman warga di Jambe,” kata Kepada Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin kepada SuaraBantenNews, Rabu, 20 Januari 2021.

Read More

Kosrudin mengatakan, belasan ular berbisa tersebut diketahui baru saja menetas dan mencari makan dengan memasuki permukiman warga. Untuk mengatasi hal itu, empat orang petugas BPBD dari Pos Tigaraksa mendatangi lokasi untuk mengevakuasi ular tersebut.

“Memang sarangnya ada di sekitar kebun dekat permukiman warga. Biasanya, saat menetas ada sekitar 20 telur yang menetas. Tapi induknya masih belum kita temukan,” tandasnya.

Kosrudin menerangkan, saat penelusuran di lokasi didapatkan tiga ekor anak ular kobra di berbagai tempat di permukiman warga. Ular-ular itu kemudian dievakuasi dengan dimasukkan ke dalam botol air mineral. Saat ini empat orang petugas yang diterjunkan ke lapangan sudah kembali ke Pos Tigaraksa.

Salah seorang warga setempat, Suherman, mengatakan bahwa selama dua pekan terakhir warga telah menangkap sebanyak 14 ular berbisa yang kebanyakan berjenis kobra. Ular-ular tersebut muncul di area permukiman dan teras rumah warga Blok B1 dan B3.

“Selain kobra, ular yang ditemukan warga adalah jenis wuling. Kami menduga ular itu berasal dari rumah-rumah yang kosong atau dari tumpukan material,” pungkasnya. (Restu/Atm)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *