Kerumunan Driver Ojol Pemesan The BTS Meal di McD Citra Raya Dibubarkan Satgas Covid-19

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Kabupaten Tangerang, Berita Kabupaten Tangerang Terbaru, Berita Kabupaten Tangerang Hari Ini: Kerumunan Driver Ojol Pemesan The BTS Meal di McD Citra Raya Dibubarkan Satgas Covid-19
Tim Satgas Covid-19 membubarkan kerumunan di McD Citra Raya.

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Ramainya pembeli yang datang untuk memesan The BTS Meal di McDonalds Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, membuat Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang turun tangan dalam membubarkan kerumunan yang berada di depan pintu masuk McDonalds.

Ramainya penggemar The BTS Meal ini pun membuat puluhan driver Ojek Online (Ojol) mengantre sejak pagi. Pemesanan ini hanya bisa dipesan melalui Drive Thru dan Delivery serta melalui beberapa aplikasi ojek online, hal tersebut membuat banyak kerumunan yang menghiraukan Protokol Kesehatan (Prokes) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, Rabu (9/5/2021).

Read More

Wakasie Satpol PP Kecamatan Cikupa, Suwandi mengatakan, terkait kerumunan pada hari ini adanya promo The BTS Meal dari McDonalds seluruh Indonesia. Kami pun merasa kaget tidak ada pemberitahuan dari perusahaan kepada kami. Maka atas izin Pimpinan kami langsung menuju ke lokasi.

“Pembubaran ini dilakukan karena sudah jelas ini sudah melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). Di tengah pandemi Covid-19 tim satgas covid-19 pun terpaksa masuk untuk berbicara kepada tim pengelola untuk menghimbau kepada mereka supaya tetap melaksanakan protokol kesehatan dan kami juga sudah membagi teller supaya tidak terjadinya kerumunan,” kata Suwandi kepada SuaraBantenNews.

Suwandi menambahkan, pada masa pandemi seperti ini kita tidak mau ada hal-hal yang dilakukan oleh perusahaan yang mengakibatkan ketidakbaikan terhadap masyarakat.

“Tentu itu dalam promo 3 hari ini dan dalam 3 hari ini juga kerumunan dapat diantisipasi, jika memang pihak perusahaan dan masyarakat tetap tidak melaksanakan protokol kesehatan maka kita dengan tegas dan tidak ada toleransi atas peraturan yang berlaku kita akan tindak tegas dan kita akan bisa menutup perusahaan ini. Yang kita lakukan saat ini demi menekan angka penyebaran covid-19,” tutupnya. (Irfan)

Wartawan

Related posts