Bilik Suara dan Kotak Suara 2024 Kembali Berbahan Kardus

SUARABANTENNEWS – Pemilihan Umum ( Pemilu ) 2024 akan segera di gelar pada tanggal 14 Februari 2024, yang dilakukan secara serentak. Nantinya pelaksanaan pemilu pada tanggal tersebut komisi pemilihan umum ( KPU ) masih menggunakan bilik suara dan kotak suara berbahan kardus.

Secara efiseinsi sangat lah baik karena biaya yang dikeluarkan tidak lah terlalu besar. Namun pada sisi lain, ketika bilik dan kotak suara masih menggunakan berbahan kardus sangat lah riskan kerusakan, mulai dari sobek, terlipat atau tertekuk.

Belum ketika pada pengantaran kotak suara dan bilik suara ke Tempat pemungutan suara (TPS) atau sebalik nya, pada saat hujan sangat lah riskan basah.

Sejatinya memang KPU ketika melakukan perubahan kotak suara dan bilik suara bukan karena dasar secara internal mereka saja, melainkan ada rincian atau pertimbangan yang khusus mulai dari biaya yang ringan, tidak memakan tempat setelah tidak terpakai dan lain lain.

Salah satu nya uji coba kotak suara dapat menahan beban hingga 80 kg pada Pemilu tahun 2019 silam. Tapi kita ketahui pada kenyataan nya di Pemilu yang sebelumnya mengunakan bilik dan kotak suara berbahan kardus masih ada yang rusak seperti sobek atau hancur.

Selain riskan sobek kotak suara berbahan kardus juga membuat kecurigaan atas kecurangan hasil hak suara atau yang memanfaatkan kelengahan kotak suara tersebut, untuk oknum berbuat curang memenangkan salah satu calon.

Pada Pemilihn Umum yang lalu juga banyak berita yang menayangkan berita kotak suara rusak parah. Dengan adanya berita tersebut sangat lah memalukan Indonesia dimata dunia, karena Indonesia adalah negara demokrasi.

Lebih baik untuk alat pemilihan umum khususnya kotak suara dan bilik suara kembali pada masa lalu yang mengunakan alumunium. Sejatinya memang bahan alumunium memakan biaya yang besar, tapi resiko kerusakan dan kecurangan lebih kecil dibandingkan dengan berbahan kardus.

Kenapa kotak suara dan bilik suara harus mengunakan alumunium? karena harus menjaga kerahasian hasil suara yang sudah final, karena satu suara sangat menentukan nasib Indonesia kedepannya.

Penulis

Nama : Sri Rahayu
Universitas Yuppentek Indonesia (UYI)

Wartawan

Related posts