Sub Varian Omicron, XXB Menyebar di Kabupaten Tangerang

Ilustrasi Virus Covid, Photo Canva.com

TIGARAKSA, Suarabantennews.com — Kasus penularan harian aktif Covid-19 di Kabupaten Tangerang kembali melonjak dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini disinyalir adanya sub varian omicron yakni XBB yang memiliki sifat lebih cepat menyebar dan menular.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan, kasus penularan kembali melonjak selama dua bulan terakhir. Hal tersebut lantaran sub varian omicron yakni XBB memiliki kecepatan penyebaran atau paparan lebih cepat ketimbang varian lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanda Omicron XBB kurang lebih sama dengan subvarian Omicron sebelumnya, antara lain, demam atau menggigil kedinginan, batuk, sesak napas atau napas rasanya tidak lega, badan mudah lelah dan lemas, nyeri otot atau sekujur tubuh rasanya sakit, sakit kepala, lidah tidak ada rasa atau hidung tidak bisa mencium bau, sakit tenggorokan, pilek atau hidung tersumbat, mual atau muntah, sakit perut atau diare.

“Diperkirakan kami itu sub varian omicron yakni XBB. Bila tertular itu mengalami nyeri menelan, kemudian batuk dan pilek. Bila mengalami gejala tersebut segera lakukan tes antigen dan isolasi di rumah,” jelasnya kepada Media, Kamis (1/12).

Data yang diperoleh Tangerang Ekspres, sebaran di Kecamatan Kelapa Dua sebanyak 191 kasus, Curug tercatat ada 57 kasus, Pasarkemis ada 50 kasus, Cisauk ada 47 kasus, Pagedangan ada 40 kasus, Cikupa 31 kasus dan Panongan ada 31 kasus. Hanya Kecamatan Mekarbaru yang masih nol kasus sebaran Covid-19.

“Tetap pakai masker dan hindari kerumunan jika tidak diperlukan
Virus corona SARS-CoV-2 subvarian Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia. Bagi masyarakat yang belum vaksin dosis kedua atau booster segera ke puskesmas untuk melakukan vaksinasi dan ini memperkuat daya tahan tubuh melawan virus Covid-19,” pungkasnya. (ADV)

Wartawan

Related posts