Awas! Berita Hoaks Rawan di Pemilu 2019

  • Whatsapp

TIGARAKSA – Maraknya berita hoaks dinilai akan memperkeruh pelaksanaan Pemilu 2019. Lantaran selain penyebaran berita abal-abal melalui berbagai akun media sosial tersebut dianggap tidak benar, juga dapat mengancam persatuan dan keaatuan bangsa menjelang pesta demokrasi yang akan dihelat 17 April tahun depan.

Hal tersebut terungkap dalam Focus Group Diskisi atau FGD yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, Kamis (27/9/2018).

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli dalam mengatakan, sebagai ujung tombak penyampai informasi, pers turut berperan menjaga marwah demokrasi dengan menyampaikan informasi yang mencerahkan masyarakat, bukan untuk menyesatkan masyarakat.

“Pemilu agenda penting yang harus kita kawal kesuksesannya, kami berharap pers lebih aktif menyampaikan informasi yang mencerahkan,” katanya, Kamis (27/9/2019).

Ia berharap, dengan adanya pengawasan penggunaan media sosial dalam pelaksanaan Pemilu 2019, para peserta dan masyarakat akan terlindungi. Karena pemilu sejatinya saluran bagi masyarakat untuk memilih pemimpin dan berpartisipasi dalam politik.

“Pemilu menjadi salah satu cara penguatan demokrasi. Karena itu, semua pihak berkewajiban untuk bersama-sama merawatnya dengan baik,” pungkas Mad Romli.

Harapan serupa juga disampaikan Kajari Kabupaten Tangerang Zulbahri Bahtiar. Di tahun politik ini, menurutbya, insan pers harus mampu menangkal beredarnya berita palsu (hoaks) yang dapat memperkeruh suasana.

“Jangan sampai ada berita-berita hoaks, karena ini agenda penting kita. Saya minta media mampu menangkal berita hoaks,” harapnya.(Alv/Zie)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *