Isak Tangis Anak Korban saat Mengumandangkan Adzan, Iringi Pemakaman Fiona Ayu Zen

  • Whatsapp

TANGERANG – Isak tangis warnai pemakaman jenazah Fiona Ayu Zen (30) korban Lion Air JT 610 di TPU Kramat Wates, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/11/2018). Selain meminta standar pelayanan maskapai ditingkatkan, keluarga berharap kecelakaan penerbangan tidak terulang lagi.

Suasana haru terjadi saat peti jenazah dimasukkan ke liang lahat. Anak kandung korban Dave Achmad Morieno (12), terlihat terus menangis saat mengumandangkan adzan di atas liang lahat sang ibu.

Yohan Johansyah, salah seorang kerabat korban mengatakan Fiona merupakan anak kelima dari enam bersaudara. Korban merupakan tulang punggung dan panutan bagi keluarga dan saudaranya yang lain.

Dirinya mengaku ikhlas, meskipun merasa terpukul akibat musibah yang dialami keluarga besarnya. Mengingat tak hanya Fiona yang menjadi korban, melainkan juga suami dan asisten rumah tangganya turut jadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangka Pinang itu.

“Ini musibah yang kami terima, alhamdulillah jasad almarhum Fiona ini bisa ditemukan. Ucapan terimakasih pada semua pihak SAR polri dan relawan. Mudah mudahan ini yang terakhir. Penerbangan ke depan berikan kenyamanan,” ujarnya.

Sementara itu, di mata keluarga, Fiona Ayu Zen dikenal sebagai pribadi yang baik dan inspiratif.

“Almarhumah orang baik bersahaja ramah dan salah satu inspirasi bagi saudara-saudaranya,” tuturnya.

Untuk diketahui, Jenazah Fiona Ayu Zen penumpang Lion Air tersebut teridentifikasi berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi pada Senin (19/11/2018) pukul 15.25 WIB. Identifikasi dapat dilakukan melalui DNA dari sang ayah.(zie)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *