Jalan Rusak, Pengembang Puri Adiayasa Residence Lepas Tangan

  • Whatsapp

SOLEAR – Pengembang perumahan Puri Adiayasa Residence seolah lepas tanggung jawab terhadap kerusakan jalan dan pedestrian di kawasan perumahan tersebut. Hal itu membuat masyarakat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang beberapa waktu lalum

Bukan hanya kerusakan yang terjadi, debu jalan juga mengganggu bagi pejalan kaki, pengendara sepeda motor karena debu yang ditimbulkan sangat mengganggu pernapasan.

Developer sangat sulit dihubungi dan kalaupun berhasil dihubungi jawabannya terkesan masa bodoh. Warga sebenarnya telah berinisiatif untuk memperbaiki secara swadaya jalan tersebut, namun pihak developer tetap cuek dengan tanggung jawabnya.

“Tak ada perbaikan sama sekali oleh pihak pengembang, padahal kami warga perum adhiyasa sudah melakukan kewajiban kami sebagai warga perumahan dengan membayar pajak,” kata Sutomo salah seorang warga kepada Suara Banten News, Rabu (26/9).

Menurutnya, pengembang seperti lepas tangan, padahal penyediaan jalan adalah tanggung pengembang. Ia bersama warga lainnya akan kembali menggelar aksi demo lanjutan bila pengembang tidak juga bergeming.

“Warga merasa dibohongin. Kami minta pengembang bertanggung jawab segera,” tandasnya.

Sementara itu, Asep salah seorang pimpinan pengembang Puri Adiyasa Residence menolak memberikan keterangan saat awak media mendatangi kantornya untuk pemindahan aset jalan ke Pemkab Tangerang.

“Saya tidak tahu. Sekali lagi saya tidak tahu ya mas,” ucapnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Perumahan Taman Adiyasa dan Perumahan Bukit Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang mengeruduk kantor Bupati Tangerang, Senin, (24/9/2018).(Alv/Zie)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *