Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang. Program CKG telah mencapai sekitar 1,7 juta pemeriksaan atau 100,7 persen dari target hingga awal September 2026. TANGERANG – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang telah melampaui target dengan capaian sekitar 1,7 juta pemeriksaan hingga awal September 2026. Capaian tersebut setara 100,7 persen dari target 1,6 juta masyarakat.
Keberhasilan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang memperluas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat penanganan stunting dan Tuberkulosis (TBC).
Capaian CKG tersebut mendapat apresiasi Gubernur Banten Andra Soni saat bersama Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan program kesehatan di Kabupaten Tangerang.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Kabupaten Tangerang atas capaian CKG yang sudah melampaui target,” ujar Andra Soni.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, sekolah dan tenaga kesehatan yang aktif memberikan pelayanan secara jemput bola.
“Alhamdulillah petugas kesehatan, baik di Puskesmas, rumah sakit maupun sekolah-sekolah, semuanya sudah bergerak untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang mendapatkan cek kesehatan gratis,” kata Maesyal.
Selain pemeriksaan tekanan darah dan gula darah serta konsultasi kesehatan, Pemkab Tangerang juga memperkuat screening paru-paru dan TBC.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung di Kabupaten Tangerang. Pemeriksaan kesehatan tersebut turut mencakup upaya deteksi dini penyakit TBC.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong deteksi dini sehingga masyarakat yang terindikasi penyakit dapat segera memperoleh penanganan dan pengobatan.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama masyarakat saat meninjau kegiatan pelayanan kesehatan. Program CKG menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat deteksi dini penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sejalan dengan pelaksanaan CKG, Pemkab Tangerang juga terus melakukan intervensi untuk menekan angka stunting.
Salah satunya melalui pemberian makanan bergizi seperti telur, ikan dan ayam kepada masyarakat yang membutuhkan secara berkala.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Banten karena dinilai memberikan dampak terhadap penurunan angka stunting, khususnya di Kecamatan Mauk.
“Dengan adanya inovasi ini, alhamdulillah mengalami penurunan yang drastis. Semoga upaya ini terus memperbaiki derajat kesehatan warga Banten,” ungkap Andra.
Menurut Andra, CKG tidak hanya berfungsi untuk menemukan penyakit, tetapi juga menjadi langkah preventif agar penyakit dapat diketahui dan ditangani lebih awal.
Secara keseluruhan, program CKG di Banten telah menjangkau sekitar 6,6 juta dari total 12,9 juta warga.
Bupati Maesyal menegaskan Pemkab Tangerang akan terus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan agar semakin mudah diakses masyarakat.
“Kami berharap dengan sinergi yang terus dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Banten, masyarakat Kabupaten Tangerang semakin sehat,” pungkasnya.
Program CKG menjadi salah satu langkah Pemkab Tangerang dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, pencegahan penyakit, serta peningkatan kualitas kesehatan secara berkelanjutan.[ADV]