Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang Terus Pantau Kesehatan Hewan Kurban

Rikhi Ferdian Herisetiana
11 Jun 2024 15:54
2 menit membaca

SuaraBantenNews.Com – Menjelang hari raya Idul Adha 1445 Hijriah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memantau kesehatan hewan kurban yang ada di lapak maupun tempat penggemukan sapi, salah satunya di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Pemantauan dilakukan guna memastikan hewan kurban yang akan dikonsumsi oleh masyarakat itu bebas dari penyakit hewan seperti Anthrax, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dan Lumpy Skin Disease (LSD).

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono mengatakan, menghadapi hari raya Idul Adha Pemkab Tangerang sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk menjamin hewan kurban yang ada di daerahnya itu dalam keadaan sehat.

“Oleh karena itu sejak bulan Januari sampai Mei sudah diadakan vaksinasi untuk mencegah PMK dan sudah tercapai 16 ribuan hewan yang divaksinasi,” terang Andi, Selasa 11 Juni 2024.

Ia melanjutkan, selain vaksinasi Pemkab Tangerang juga mengadakan pelatihan pemotongan hewan kurban yang bekerja sama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di Kabupaten Tangerang.

Tak hanya itu, sejak tanggal 11 Juni 2024 sampai 21 Juni 2024 pihaknya juga sudah menyebar 100 tenaga kesehatan untuk memeriksa hewan kurban di 664 lapak yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Termasuk ke tempat pemotongan itu ada sekitar 950 (RPH) ini untuk memastikan hewan kurban yang diterima oleh masyarakat nanti adalah hewan yang higienis kesehatannya,” ujarnya.

Dari hasil pemantauannya, Andi pun menjamin jika hewan kurban yang ada di penangkaran sapi tersebut semuanya sudah dalam keadaan sehat.

Namun untuk lebih memastikan bahwa hewan-hewan kurban tersebut layak konsumsi makan akan diperiksa kembali oleh tenaga kesehatan dari DPKP Kabupaten Tangerang.

“Kita lihat bersama tadi seluruh hewan hewan yang ada di penangkaran ini sudah mempunyai tanda bukti semacam KTP bahwa dari daerah asal sudah sehat. Tetapi kami meyakinkan kembali dan kami periksa dengan tenaga kesehatan yang ada,” tandasnya