KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan anggaran sekitar Rp111 miliar untuk pembebasan lahan yang digunakan dalam pembangunan Underpass Bitung di Kecamatan Curug.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan proyek yang dikerjakan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Pemerintah pusat berperan dalam pembangunan fisik, sedangkan Pemkab Tangerang memiliki tanggung jawab dalam penyediaan lahan untuk kebutuhan proyek.
“Proyek ini merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Pemerintah daerah di sini dalam hal penyediaan lahannya,” ujar Soma Atmaja, Jumat (28/8/2026).
Menurut Soma, proses pembebasan lahan melibatkan sebanyak 98 warga. Pemkab Tangerang mengalokasikan dana sekitar Rp111 miliar untuk menyelesaikan proses pembebasan lahan tersebut.
“Terdiri dari lahan warga sebanyak 98 warga yang kita bebaskan. Kira-kira biayanya sekitar 111 miliar,” jelas Soma.
Lahan yang dibebaskan dari masyarakat tersebut memiliki luas keseluruhan mencapai 11.257 meter persegi atau sekitar 1,1 hektare.
Selain tanah milik warga, terdapat pula lahan yang masuk dalam Penetapan Lokasi (Penlok) pembangunan dan berkaitan dengan aset Pertamina.
Soma mengatakan, lahan tersebut tidak perlu dibebaskan seperti tanah milik warga karena merupakan aset BUMN. Kondisi itu sekaligus membuat proses penyediaan lahan dapat berjalan melalui koordinasi antarpihak.
“Ada lagi lahan Pertagas ya Pertamina, yang alhamdulillahnya ini tidak harus dibebaskan karena ya BUMN. Ini jadi alhamdulillah kolaborasi antar pihak ini berjalan dengan baik,” jelas Soma.
Sementara itu, progres pembangunan Underpass Bitung hingga saat ini telah mencapai sekitar 50 persen.
Pemkab Tangerang berharap pekerjaan tersebut dapat rampung pada Februari 2027. Setelah selesai, underpass diharapkan segera dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kelancaran mobilitas di kawasan Jalan Raya Serang.
“Insya Allah sebelum lebaran. Mudah-mudahan bulan Februari ini bisa selesai, jadi masyarakat bisa memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.