Jaga Stok Darah Pascalebaran, RSUD Tigaraksa Gelar Donor Darah Rutin Bersama PMI

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Apr 2026 18:34 98 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa Kabupaten Tangerang kembali menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 1 RSUD Tigaraksa, Rabu (8/4/2026), dan diikuti pegawai serta masyarakat umum.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tigaraksa, dr. RA Dewi Maria Yuliani, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali. Pelaksanaannya menggandeng Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tangerang.

“Kegiatan donor darah ini diperuntukkan bagi pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun masyarakat umum yang berada di sekitar rumah sakit. Tujuan utamanya adalah untuk membantu ketersediaan stok darah di UTD PMI Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan menjaga ketersediaan stok darah, terutama setelah masa libur Idulfitri. Pada periode tersebut, persediaan darah biasanya mengalami penurunan, sementara kebutuhan tetap tinggi bahkan cenderung meningkat.

“Untuk saat ini stok darah terpantau aman, namun kami tetap berupaya menjaga ketersediaannya. Target kami dalam setiap kegiatan donor darah adalah sekitar 75 pendonor,” tambahnya.

Kegiatan donor darah tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta yang datang sejak pagi hari, baik dari kalangan pegawai maupun warga sekitar yang secara sukarela ikut berpartisipasi.

Melalui kegiatan tersebut, RSUD Tigaraksa berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah makin meningkat sebagai aksi kemanusiaan yang sederhana tetapi berdampak besar bagi keselamatan sesama.

Sementara itu, salah satu peserta donor darah, Mustofa, mengaku kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas yang beberapa kali diikutinya sejak terdaftar dalam SIDONI (Sistem Informasi Donor Darah Indonesia).

“Ini sudah yang ketiga kali sejak mendaftar SIDONI (Sistem Informasi Donor Darah Indonesia). Yang pertama di GSG, kedua dan ketiga di RSUD Tigaraksa. Setelah donor darah rasanya badan lebih segar, mungkin karena sudah terbiasa, jadi seperti rutinitas yang saya lakukan setiap tiga bulan sekali,” ungkapnya.

Dia juga berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara rutin. Selain itu, dia mengusulkan penambahan fasilitas agar pendonor lebih nyaman dan antrean tidak terlalu panjang.

“Harapannya, ke depan jumlah bangku atau tempat tidur bisa ditambah agar antrean tidak terlalu panjang, sehingga peserta tidak perlu menunggu terlalu lama,” tutupnya. [SBN]

LAINNYA