Bupati Maesyal Resmi Buka Warteksi, Harga Sembako Turun Drastis hingga Setengah Harga Pasar

waktu baca 3 menit
Kamis, 30 Apr 2026 13:10 139 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dengan meluncurkan program Warung Tekan Inflasi (Warteksi) di Gerai Tangerang Gemilang (GTG) Kecamatan Cikupa, Kamis (30/4/26).

Program tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang menegaskan bahwa Warteksi menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Menurut dia, melalui program tersebut masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah.

“Hari ini pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan program Warung Tekan Inflasi dengan menyediakan sembako murah. Harga tersebut disubsidi pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menjelaskan, melalui Warteksi masyarakat bisa membeli paket sembako dengan harga yang jauh lebih murah, bahkan bisa mencapai setengah dari harga pasar.

Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, hingga bawang disediakan dengan sistem subsidi yang signifikan.

“Misalnya harga paket sembako di pasar sekitar Rp312.200, masyarakat bisa membeli hanya sekitar Rp172.000. Selisihnya disubsidi pemerintah. Masyarakat juga bebas memilih, bisa membeli paket lengkap atau hanya beberapa komoditas sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Program Warteksi tersebut dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan sekali selama tiga hari dan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Dia menambahkan, di tingkat kecamatan bahkan ada yang melaksanakan program serupa setiap dua bulan sekali guna memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.

“Program ini kita laksanakan rutin, digilir di setiap kecamatan. Bahkan ada juga yang dilaksanakan oleh kecamatan setiap dua bulan sekali. Ini semata-mata untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan di Kecamatan Cikupa, program ini menyasar warga dari sejumlah desa, antara lain Talagasari, Bojong, dan Pasir Jaya yang dilayani secara bergantian.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menjelaskan Warteksi menyediakan delapan komoditas utama dengan harga subsidi.

Menurutnya, konsep Warteksi dibuat menyerupai warung pada umumnya sehingga masyarakat bebas memilih komoditas yang diinginkan sesuai kebutuhan.

“Warteksi ini seperti warung pada umumnya, namun menyediakan bahan pokok dengan harga subsidi. Masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhan, baik satu jenis maupun seluruh komoditas yang tersedia,” ungkapnya.

Delapan komoditas tersebut terdiri atas beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau.

Total pasokan bahan pangan mencapai sekitar 1,9 ton yang disalurkan di dua lokasi, yakni Gerai Tangerang Gemilang Cikupa dan Pasar Curug.

Dia menambahkan, harga sejumlah komoditas dijual jauh di bawah harga pasaran. Beras premium 2 kilogram yang di pasaran seharga Rp30.200 dijual hanya Rp7.000.

Gula pasir dari Rp19.000 menjadi Rp12.000, minyak goreng dari Rp23.000 menjadi Rp13.500, serta komoditas lainnya dengan subsidi hingga Rp20.000 per kilogram.

“Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat,” imbuhnya.

Salah satu warga Desa Sukanegara, Ibu Nawa, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

Dia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang karena program tersebut mampu meringankan kebutuhan rumah tangga.

“Saya sangat senang dan bersyukur sekali. Alhamdulillah ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada pemerintah, semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan,” ujar Ibu Nawa.[SBN]

LAINNYA