Pelayanan Publik Hadir di Tengah Warga Pandeglang, CKG Tembus 6,48 Juta Orang

waktu baca 2 menit
Kamis, 3 Sep 2026 09:27 164 Redaksi | Rachel

PANDEGLANG – Pemerintah Provinsi Banten menghadirkan berbagai pelayanan publik secara langsung di tengah masyarakat Kabupaten Pandeglang. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pangan murah, legalitas usaha, hingga bantuan pendidikan dan sosial.

Pelayanan tersebut digelar melalui kolaborasi Pemprov Banten, Pemkab Pandeglang, BUMD, dan sejumlah perangkat daerah di Lapangan Dapur Leoz, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Rabu (2/9/2026).

Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah turut meninjau stan pelayanan dan berdialog langsung dengan masyarakat penerima manfaat.

Salah satu layanan yang mendapat perhatian masyarakat adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, program CKG di Banten telah menjangkau 6,48 juta penduduk atau 50,24 persen dari sekitar 12,9 juta penduduk.

Capaian tersebut telah melewati target pemerintah pusat sebesar 46 persen.

“Capaian CKG bukan hanya sekadar target angka, tetapi bagaimana caranya kalau bisa lebih dari separuh penduduk mendapatkan akses layanan CKG,” ujar Ati.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak dini penting untuk menemukan penyakit sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Hasil CKG di Banten banyak menemukan penyakit tidak menular, terutama hipertensi dan diabetes. Pemerintah juga memperkuat deteksi penyakit menular, khususnya TBC.

Selain layanan kesehatan, warga Pandeglang juga dapat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah, layanan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis, pelayanan UMKM, serta berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Bantuan yang disalurkan antara lain 350 paket sembako, bantuan pendidikan anak yatim, bantuan masjid dan musala, majelis taklim, pondok pesantren, guru ngaji, Jaminan Sosial (Jamsos) Keluarga, Usaha Ekonomi Produktif (UEP), beasiswa Sarjana Penggerak Desa, bantuan pangan beras, serta bantuan bagi anak, penyandang disabilitas dan lansia.

Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, pelayanan langsung tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Menurutnya, pelayanan kesehatan, pangan, usaha, pendidikan dan bantuan sosial saling berkaitan dalam mendorong masyarakat menjadi lebih sehat, produktif dan mandiri.

“Pokoknya bagaimana masyarakat bisa berusaha, sehat, produktif, dan mandiri. Semua program itu saling berkaitan,” pungkasnya.(rhl)

LAINNYA