Turnamen Catur Pelajar se-Banten Digelar, Dimyati Tekankan Pentingnya Kolaborasi

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Okt 2026 15:50 10 Redaksi | Rachel

SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan para pelajar pentingnya saling menjaga, mendukung, dan menguatkan untuk mencapai tujuan bersama. Pesan itu disampaikan saat membuka Turnamen Catur Piala Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten tingkat SLTA/sederajat se-Provinsi Banten, Kamis (15/10/2026).

Turnamen yang diikuti 54 pelajar dari berbagai wilayah di Banten tersebut digelar di Multifunction Hall Kampus 2 UIN SMH Banten, Kota Serang, dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-64 kampus tersebut.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama panitia dalam kegiatan Turnamen Catur Piala Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, yang diikuti 54 pelajar dari berbagai wilayah di Banten.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama panitia dalam kegiatan Turnamen Catur Piala Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, yang diikuti 54 pelajar dari berbagai wilayah di Banten.

Dimyati mengatakan, permainan catur memiliki filosofi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kerja sama dan kolaborasi.

“Catur mengajarkan kita untuk saling menjaga dan saling mendukung dalam setiap langkah guna mencapai tujuan,” ujar Dimyati.

Ia mencontohkan bidak pion yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan agar dapat bergerak maju. Dengan strategi yang tepat, pion bahkan berpeluang berpromosi menjadi buah catur yang lebih kuat.

Menurut Dimyati, filosofi tersebut sejalan dengan kebutuhan generasi muda akan mentor, pendamping, dan pelindung untuk membantu mereka mengembangkan potensi serta meraih cita-cita.

“Ini sama seperti generasi muda yang membutuhkan mentor, pendamping, dan pelindung agar mereka dapat mencapai cita-cita,” katanya.

Selain mengajarkan kebersamaan, Dimyati menilai catur melatih kesabaran, ketelitian, dan kemampuan memperhitungkan risiko sebelum mengambil keputusan.

Ia mengingatkan para pelajar agar tidak terburu-buru menentukan langkah, sebab keputusan yang keliru dapat berdampak pada hasil akhir.

“Catur mengajarkan kita untuk tidak mengorbankan satu sama lain, karena kita tidak bisa berjalan sendirian,” tuturnya.

Melalui turnamen tersebut, diharapkan para pelajar tidak hanya mengasah kemampuan bermain catur, tetapi juga mengembangkan karakter, sportivitas, kedisiplinan, dan kemampuan menyusun strategi.(rhl)

LAINNYA