Andra Soni Yakin Bank Banten Melesat di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Siap Tembus Lima Besar Nasional

waktu baca 4 menit
Jumat, 13 Feb 2026 14:10 167 Redaksi | Atma

KOTA TANGERANG (Suarabantennews.com) – Optimisme terhadap masa depan Bank Banten menguat seiring pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten yang terus menunjukkan tren positif. Gubernur Banten Andra Soni meyakini, dengan fondasi ekonomi daerah yang kuat, Bank Banten akan melesat dan bertumbuh makin pesat pada 2026.

Hal itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bank Banten di Hotel Aston Cimone, Kota Tangerang, Kamis (12/2/2026).

Ia mengungkapkan, pada 2025 produk domestik regional bruto (PDRB) Banten telah berada di atas Rp900 miliar dan menempati posisi enam besar nasional. Bahkan pada tahun ini, targetnya dipatok menembus angka di atas Rp1 triliun.

“Provinsi Banten bagian dari wilayah perbatasan pusat perekonomian. Ada 12,4 juta warga Banten. PDRB kita nomor enam tertinggi di Indonesia, khususnya di Pulau jawa, sudah mendekati angka Rp 1 triliun. Bank Banten sudah berada di wilayah yang benar,” kata Andra Soni.

“Harapan kita adalah, seiring dengan waktu, penguatan-penguatan yang kita lakukan membuat Bank Banten di tahun 2026 melesat pesat,” tambahnya.

Sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Andra menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan Bank Banten. Ia mengingatkan, pada awal berdirinya Bank Banten, pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke bank tersebut sempat dianggap mustahil.

Tetapi kini, lebih dari separuh kabupaten dan kota di Banten akan menyimpan RKUD di Bank Banten.

“Sebagai PSP (Pemegang Saham Pengendali), posisi saya tidak bergeser dalam mendukung Bank Banten. Sejak bank Banten berdiri, pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Bank Banten seolah tidak mungkin. Alhamdulillah lebih dari separuh kabupaten dan kota akan simpan RKUD di Bank Banten,” kata Andra Soni.

Ia juga berharap penggunaan layanan Bank Banten makin meluas di tengah masyarakat. Mulai dari kepemilikan kartu ATM Bank Banten di dompet warga, penggunaan QRIS Bank Banten di tenan dan pelaku usaha, hingga optimalisasi mobile banking Jawara Mobile di tengah tren transaksi non-tunai.

“Saya yakin nanti di jalan-jalan utama Provinsi Banten banyak logo Bank Banten. Pelan-pelan di setiap sendi kehidupan, saya yakin Bank Banten akan hadir,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami dalam laporannya menyampaikan Rakernas tahun ini mengusung tema Bank Banten Melesat Kuat Hebat.

Ia memaparkan, kinerja Bank Banten sepanjang 2023-2025 menunjukkan perkembangan menggembirakan. Laba bersih unaudited tercatat sebesar Rp64840000000. Rasio kredit bermasalah (NPL) berada di angka 4,67 persen dan rasio operasional di bawah 100 persen.

“Pada tahun 2025 rata – rata mengalami pertumbuhan 30 persen dibanding tahun 2024. Perkiraan pada tahun 2026 tumbuh 27 persen,” ucapnya.

Dalam strategi bisnis, Busthami menjelaskan empat fokus utama. Pertama, penguatan pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan. Kedua, penguatan service excellence dan operational excellence. Ketiga, penguatan sinergi kolaborasi dan kemitraan strategis. Keempat, penguatan human capital yang berintegritas, profesional, dan produktif.

Ia juga menegaskan, Bank Banten terus berupaya agar dapat segera mengelola RKUD delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Langkah itu selaras dengan roadmap Bank Banten menuju lima besar bank pembangunan daerah nasional.

Komisaris Bank Banten Deden Apriandhi menambahkan, dewan komisaris mendorong agar Rakernas tidak sekadar menjadi forum perencanaan, tetapi juga momentum konsolidasi dan penguatan komitmen bersama.

“Setiap program dan anggaran harus disusun secara realistis, akuntabel, serta selaras dengan visi jangka panjang Bank Banten. Kami berharap direksi dan seluruh jajaran dapat memastikan bahwa strategi pertumbuhan tetap diimbangi dengan kehati-hatian, disiplin eksekusi, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh insan Bank Banten untuk menjaga semangat kebersamaan dan profesionalisme.

“Saya mengajak seluruh Banteners untuk terus menjaga semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme. Dengan kerja keras, kolaborasi, serta doa, saya yakin Bank Banten akan mampu melesat lebih tinggi, berdiri semakin kuat, dan tampil semakin hebat di tahun 2026 dan seterusnya. Selamat melaksanakan Rapat Kerja Nasional Bank Banten 2026,” ujar Deden menambahkan.

Dukungan juga datang dari Bank Jatim sebagai PSP Bank Banten yang diwakili VP Policies & Procedure Division Bank Jatim Glemboh Priambodo. Ia menegaskan komitmen Bank Jatim untuk terus mendukung perkembangan Bank Banten melalui sinergi bisnis.

“Sehingga itu akan membawa Bank Banten menjadi region champion di daerahnya. Kita kolaborasi, sinergi, mendukung program-program Provinsi Banten, terutama program-program dari Bank Banten,” ucapnya.

Menurutnya, potensi Bank Banten sangat besar, seiring kondisi ekonomi dan peluang pertumbuhan yang menjanjikan di Provinsi Banten. [SBN]

LAINNYA