Banjir 1 Meter Rendam 150 Rumah di Perum Mustika Tigaraksa, Tanggul Sungai Jebol Jadi Pemicu

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Apr 2026 19:16 200 Wartawan | Mahdi

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Ratusan hunian di Perumahan Mustika Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 1 meter pada Senin (6/4/2026).

Banjir terjadi setelah Anak Sungai Ci Manceuri meluap akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (5/4/2026).

Air tampak menggenangi area permukiman dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1 meter di beberapa titik.

Warga terlihat berupaya menyelamatkan kendaraan mereka dengan memindahkan sepeda motor dan mobil ke halaman masjid agar tidak terendam air.

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total. Sebagian besar memilih tetap bertahan di rumah meski lingkungan sekitar masih dikepung genangan.

Ketua RT 05 RW 09, Teguh Handoyo, mengungkapkan sekitar 150 rumah terdampak akibat luapan air sungai tersebut.

“Banjirnya sudah sejak kemarin, ada lima RT yang terdampak, sekitar 150 rumah yang terendam banjir,” katanya.

Ia menambahkan, jebolnya tanggul di anak Sungai Ci Manceuri menjadi faktor yang memperparah banjir di wilayah tersebut.

“Tanggul yang jebol itu panjangnya sekitar 12 meter. Sudah disurvei sama Bupati, cuma sampai sekarang belum ada realisasinya,” ujarnya.

Teguh juga menyampaikan bahwa sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing, sementara lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat.

Ia menekankan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji karena akses warga untuk beraktivitas, termasuk membeli kebutuhan pokok, masih terhambat oleh genangan air.

“Kebutuhan yang paling mendesak itu makanan karena mobilitas warga untuk membeli makanan susah, jalanannya terendam,” ucapnya.

Di sisi lain, Sekretaris BPBD Kabupaten Tangerang, Irwan, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan sekaligus pendataan terhadap warga yang terdampak banjir.

Ia juga menyebutkan bahwa BPBD telah menyiapkan bantuan logistik serta sarana pendukung untuk membantu warga di lokasi terdampak.

“Untuk titik dan data korban terdampak saat ini kami masih melakukan rekap. Namun sejak kemarin kami sudah memonitoring itu dan kini logistik sudah disiapkan,” ungkapnya.

LAINNYA