Banjir Meluas di Kabupaten Tangerang, BPBD Catat 15 Kecamatan Terdampak

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Mar 2026 19:44 143 Wartawan | Mahdi

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (8/3/2026) semakin meluas. Hingga kini, genangan air tercatat telah merendam sekitar 40 desa yang tersebar di 15 kecamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengatakan bencana tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur sejak Sabtu (7/3/2026) malam.

“Untuk ketinggiannya relatif, antara 20 sentimeter hingga 80 sentimeter, setiap wilayah itu berbeda-beda,” katanya.

Taufik merinci sejumlah kecamatan yang terdampak banjir antara lain Kelapa Dua, Tigaraksa, Rajeg, Kronjo, Pasar Kemis, Sepatan, Kresek, Sindang Jaya, Sepatan Timur, Gunung Kaler, Pakuhaji, Sukamulya, Kosambi, Balaraja, serta Pegedangan.

Akibat kondisi tersebut, sekitar 9.000 kepala keluarga dilaporkan terdampak banjir dan sebagian di antaranya harus meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Untuk titik terdalam itu ada di Kecamatan Rajeg dan Pasar Kemis,” katanya.

Saat ini, petugas BPBD masih melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang masih terjebak di rumah mereka akibat genangan air.

Untuk mendukung proses evakuasi, BPBD mengerahkan sedikitnya 40 perahu karet ke berbagai lokasi banjir guna membantu mobilitas warga dan petugas di lapangan.

“Tenda pleton sudah kami siapkan apabila dibutuhkan tenda untuk pengungsian atau dapur umum, dan lain sebagainya,” ujar Taufik.

Meski begitu, menurut Taufik, kondisi banjir di beberapa titik mulai berangsur surut.

Namun demikian, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir meluas, mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kalau yang lama surutnya itu apabila sungai meluap. Alhamdulilah, aliran sungai di kita relatif aman, tetapi kita tetap mewaspadai itu,” ungkapnya.

LAINNYA