Penjual Hewan Kurban di Tigaraksa Mengeluh Omset Turun 30 Persen

Rikhi Ferdian Herisetiana
4 Jun 2024 16:13
2 menit membaca

SuaraBantenNews.Com- Mejelang hari raya Idul Adha 1445 H omset penjualan hewan kurban khususnya di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menurun karena sepi peminat.

Agus (62), pemilik lapak hewan kurban di Jalan Raya Adiyasa – Tigaraksa menyebut penjualan hewan kurban tahun ini menurun hingga 30 persen dibanding Idul Adha tahun lalu.

“Parah mas tahun ini bener-bener sepi peminat. 14 hari jelang Idul Adha baru laku 10 ekor sapi. Tahun lalu 2 minggu sebelum lebaran itu bisa terjual 30 ekor sapi,” kata dia kepada SBN, Selasa 4 Juni 2024.

Agus yang sudah lima tahun membuka lapak hewan kurban di pinggir jalan raya Adiyasa – Tigaraksa itu menilai daya beli masyarakat terhadap hewan kurban saat ini lebih rendah dibanding tahun lalu.

Padahal wabah penyakit seperti PMK pada hewan ternak saat ini sudah tidak ada. Agus juga bisa menjamin sapi kurban yang ia jual kondisinya sehat dan layak konsumsi.

“Kalau penyakit hewan ternak memang sudah tidak ada, kemungkinan ekonomi masyarakat yang sedang merosot daya belinya jadi berkurang,” ujarnya.

Agus juga menyebut harga sapi kurban yang ia jual mulai dari sapi Madura, Bali, dan Limosin, masih sama seperti tahun lalu berkisar Rp18 juta sampai Rp28 juta.

Ia pun hanya bisa berharap mendekati hari raya Idul Adha para pembeli bisa berdatangan agar hewan kurbannya bisa terjual semua.

“Harapannya semoga banyak yang beli, bisa laku semua. Karena sudah mendekati Idul Adha baru 10 ekor yang laku. Mudah-mudahan bisa banyak pembeli yang datang,” tandasnya.