Si Bambu Jadi Maskot Pilkada 2024 di Kabupaten Tangerang

Rikhi Ferdian Herisetiana
10 Jun 2024 14:46
2 menit membaca

SuaraBantenNews.Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang akan meluncurkan maskot dan jingle Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang tahun 2024 yang akan diselengarakan di Alun-alun Tigaraksa, pada Rabu 12 Juni 2024 nanti.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Umar mengatakan, maskot dan jingle Pilkada 2024 yang akan diluncurkan merupakan hasil sayembara yang masing-masing pemenangnya sudah ditetapkan oleh KPU.

“Kita tingal peluncuran saja nanti di tanggal 12 Juni 2024 mendatang. Mudah-mudahan maskot dan jingle yang kita luncurkan ini menjadi gaungnya pilkada di Kabupaten Tangerang,” kata Umar kepada awak media, Senin 10 Juni 2024.

KPU juga berharap dengan peluncuran maskot dan jingle pilkada 2024 itu bisa meningkatkan partisipasi pemilih serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk datang ke TPS pada 27 November 2024 mendatang.

“Yang mana Pilkada di tahun 2024 ini bukan hanya pemilihan bupati dan wakil bupati tapi juga berbarengan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Mudah-mudahan dengan dengan peluncuran maskot dan jingle ini bisa meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS,” tuturnya.

Komisioner KPU Kabupaten Tangerang Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Badri Tamam menuturkan, maskot Pilkada 2024 yang diluncurkan berupa karakter unik yang mewakili ciri khas Kabupaten Tangerang bernama Sibambu.

Kata Badri, maskot Si Bambu sendiri memiliki kepanjangan nama yakni Demokrasi Bergembira Memilih Bupati dan Wakil Bupati.

“Selain meningkatkan partisipasi pemilih. Tujuan dari peluncuran maskot ini kita juga ingin membangun kebahagiaan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Makanya maskot itu kita desain sesuai dengan mimiknya (bergembira),” ujarnya.

“Termasuk jingle juga nanti ada tiga versi yang sudah kita tetapkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, secara filosofis estetika bambu cukup melekat dengan daerah Kabupaten Tangerang. Yang mana menurut para sosiolog dulu banyak sekali “tangkal awi” atau kebun bambu yang kerap dijadikan kerajinan seperti tudung dan bilik dengan nilai estetika yang tinggi.

“Jika pada Pilkada 2018 maskotnya adalah tudung yang diproduksi dari bambu, maka di Pilkada 2024 kita ambil dari bahannya yakni bambu,” tukasnya.