Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Perbaikan Jalan dan Jembatan Kalibaru Kosambi Tahun Ini

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Mar 2026 21:10 114 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pembangunan Jembatan Kalibaru di wilayah Kosambi akan dilaksanakan tahun ini. Kepastian tersebut disampaikan langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga di Kampung Benda Baru, Desa Rawarengas, Kecamatan Kosambi, Selasa (17/03/26).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jembatan serta perbaikan sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut.

“Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran. InsyaAllah, tahun ini Jembatan Kalibaru kita bangun supaya tidak macet lagi, begitu juga dengan perbaikan jalan-jalan lainnya yang saat ini sedang dalam proses lelang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan pelaksanaan pembangunan yang terjadi. Menurutnya, proses pembangunan harus melalui tahapan administrasi, termasuk penganggaran dan lelang proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya memohon maaf jika ada keterlambatan pembangunan. Semua ada aturannya, harus melalui proses anggaran dan tender lelang,” jelasnya.

Selain menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur, Bupati Maesyal Rasyid juga mengapresiasi masyarakat Desa Rawarengas, Kecamatan Kosambi, yang terus menjaga tradisi silaturahmi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Saya bangga, hari ini dalam suasana hangat bulan suci Ramadan, masyarakat terus menjaga tradisi silahturahmi dan berbagai kebahagiaan dengan sesama. Ini adalah cermin fondasi kekuatan umat dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bulan suci Ramadan bukan hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah pribadi seperti puasa, tarawih, dan zakat, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.

“Orang Islam itu baik, bergaul dengan siapa saja, baik dengan saudara kita yang beragama Kristen, Buddha, Hindu, maupun agama lainnya. Saya senang melihat di Kabupaten Tangerang, kita saling menghargai dan menjaga Itulah kekuatan kita,” ujarnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan penyerahan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, yaitu sebanyak 312 janda dan 96 anak yatim di wilayah tersebut. [SBN]

LAINNYA