Diikuti 2.600 Perempuan, Pelatihan Berbasis Regsosek Digelar Merata di 13 Kecamatan Kota Tangerang

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Jan 2026 15:03 89 Redaksi | Atma

KOTA TANGERANG (Lensametro.com) – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan terus digencarkan Pemerintah Kota Tangerang. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), pemkot akan memulai rangkaian program pelatihan keterampilan bagi perempuan usia produktif di seluruh wilayah kota.

Program tersebut menyasar sebanyak 2.600 peserta yang tersebar merata di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Pelatihan ini dirancang untuk menjangkau perempuan usia 20 hingga 55 tahun, khususnya ibu rumah tangga dan perempuan yang belum bekerja.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengungkapkan, program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat yang disusun berdasarkan data akurat. Seluruh peserta dipilih secara khusus dengan mengacu pada data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

“Kami bergerak berdasarkan data Regsosek untuk memastikan bahwa perempuan usia produktif, yakni antara 20 hingga 55 tahun, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Kami ingin intervensi ini tepat sasaran, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan penguatan ekonomi,” ungkap Tihar.

Dia menjelaskan, pemanfaatan data Regsosek menjadi kunci agar program pelatihan tidak meleset dari sasaran. Dengan pendekatan berbasis data, pemerintah dapat memastikan bahwa kelompok perempuan yang membutuhkan benar-benar mendapatkan akses peningkatan kapasitas.

Tihar menambahkan, setiap kecamatan memiliki sebaran peserta yang proporsional. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara merata dan inklusif oleh masyarakat di seluruh wilayah Kota Tangerang.

“Kami ingin perempuan di Kota Tangerang lebih berdaya secara ekonomi. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka bisa membuka usaha rumahan atau bergabung dengan UMKM lokal, sehingga mampu menopang ketahanan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Program pelatihan keterampilan ini akan dilaksanakan secara bertahap di 13 kecamatan dengan melibatkan total 2.600 perempuan. Pemerintah Kota Tangerang optimistis program ini akan menjadi salah satu pendorong utama dalam menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan indeks pemberdayaan gender di Kota Tangerang. [SBN]

LAINNYA