KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmennya untuk menuntaskan lima program unggulan pemerintah daerah saat menghadiri pembukaan pengajian dan halalbihalal Yayasan Al-Munir di Gedung Serba Guna Kecamatan Pagedangan, Sabtu (18/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD berkomitmen serius merealisasikan program prioritas yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Kami bersinergi dengan DPRD, berkomitmen dan serius untuk merealisasikan fokus lima program unggulan yang telah tertuang dalam RPJMD,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menjelaskan, lima program unggulan tersebut menitikberatkan pada peningkatan kualitas dan akses layanan pendidikan, optimalisasi fasilitas kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, percepatan pembangunan sarana prasarana penunjang ekonomi, serta menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani.
“Kami berupaya maksimal agar sebagian besar keinginan rakyat yang tertuang dalam RPJMD dapat dirampungkan. Pelayan masyarakat memiliki tanggung jawab besar, di mana kesalahan sekecil apa pun akan sangat terasa dampaknya,” tandasnya.
Selain memaparkan program pembangunan, dia juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas diri serta menjaga hubungan sosial antarwarga agar tetap harmonis. Dia berharap pembukaan kembali pengajian Al-Munir dapat mempererat silaturahmi dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk menambah ilmu, khususnya ilmu agama Islam. Dengan dibukanya pengajian hari ini, secara pribadi maupun bersama-sama, kita bisa menambah ilmu. Khususnya ilmu agama.m dan insyaAllah, kita semua dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan untuk rencana pengembangan Yayasan Al-Munir yang berlokasi di Malangnengah di atas lahan sekitar 5.000 meter persegi. Dia berharap yayasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pemberdayaan ekonomi umat.
“Saya berharap yayasan ini bisa diproyeksikan menjadi pusat kegiatan keagamaan, sarana ibadah dan pendidikan spiritual masyarakat, pusat ekonomi syariah serta wadah pengembangan ekonomi berbasis syariah untuk kesejahteraan umat,” harapnya.
Dia juga meminta pemerintah setempat, termasuk camat, untuk terus mengawal serta memonitor proses pembangunan agar berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat. [SBN]