Hape Semata Wayang Dicuri, Driver Ojol di Tangerang Menangis Histeris di Kantor Polisi

waktu baca 2 menit
Minggu, 15 Jun 2025 09:07 201 Ramzy

Suarabantennews.com – Abdul Azis, seorang pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Tangerang, datang ke Polsek Jatiuwung dan menangis sejadinya usai kehilangan sebuah handphone diduga karena dicuri.

Di hadapan polisi ia tak kuasa membendung air matanya. Apalagi itu adalah handphone satu-satunya kepunyaan Abdul yang digunakan untuk mencari nafkah sebagai driver ojol.

Ditemui wartawan di Polsek Jatiuwung, ia menuturkan, kejadian bermula saat dia sedang beristirahat sambil mengisi baterai di Jalan Kresek raya, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.

Namun, setelah seharian narik ojol tiba-tiba ia diserang rasa kantuk. Alih-alih menunggu baterainya penuh Abdul justru ketiduran. Saat terbangun ponselnya pun sudah hilang tanpa jejak.

“Bingung saya seharian belum makan, anak minta uang buat beli susu, dan jajan hp satu-satunya buat nyari nafkah dicuri orang,” ucapnya lirih, Minggu 15 Juni 2025.

Baginya, kehilangan handphone ibarat petani tak punya pacul. Tak tahu lagi harus bagaimana menggali ladang rupiah bakal pendaringan beras di rumahnya. Belum lagi, anak-anaknya juga perlu ongkos ke sekolah.

Sudah jatuh tertimpa tangga. Di tengah kesedihannya Abdul juga juga kena tipu oleh pelaku yang meminta uang tebusan jika handphonenya itu ingin dikembalikan.

“Tadi saya WhatsApp, sama yang ngambil hp, di jawab suruh ketemuan, dan ngasih uang 100 ribu, kalau enggak hp enggak balik, sudah saya transfer hape tetap enggak balik,” ungkapnya.

Kejadian nahas yang dialaminya itu pun sudah ia laporkan ke polisi. Namun, ia berharap ada dermawan yang mau memberikan bantuan supaya dia bisa membeli hape bekas.

Karena, ia punya tiga orang anak yang harus dihidupi. Sebagai tulang punggung ia pun harus memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Semoga pencuri nya bisa sadar dan diampuni segala urusannya,” tukasnya.

LAINNYA