Banyak Penjualan Buku Paket, Rumah Hijau Usul Pemkot Cilegon Pakai Metode Pembelajaran Digital

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Cilegon, Berita Cilegon Terbaru, Berita Cilegon Hari Ini: Banyak Penjualan Buku Paket, Rumah Hijau Usul Pemkot Cilegon Pakai Metode Pembelajaran Digital
Direktur NGO Rumah Hijau saat menunjukan buku di salah satu perpustakaan (foto: Dok. NGO Rumah Hijau)

CILEGON (SBN) — Direktur Eksekutif NGO Rumah Hijau Supriyadi menilai masyarakat Cilegon butuh kepastian soal pendidikan layak, murah, serta terjamin kualitasnya karena dia menerima banyak pengaduan dari orang tua siswa ihwal penjualan buku paket di sekolah negeri, utamanya di Kota Cilegon.

“Masih banyak sekolah negeri yang menjual buku paket kepada siswanya. Saya rasa ini tidak patut dilakukan karena sekolah negeri sudah mendapatkan anggaran dari pemda melalui APBD,” kata Yadi, Selasa (18/ Mei/ 2021).

Read More

Oleh karena itu, Yadi berharap Pemerintah Daerah Cilegon melalui wali kota perlu menyampaikan kepada publik bahwa, tidak ada lagi penjualan buku paket di semua sekolah negeri di Cilegon.

Lebih lanjut Yadi mengatakan, dunia pendidikan melalui amanat UUD setidaknya mendapat alokasi anggaran sebesar 20 persen. Karena itu, ia mempertanyakan apakah buku paket tersebut masih wajib dibeli oleh siswa atau tidak, apalagi saat ini masih dalam suasana kesulitan ekonomi lantaran pandemi covid-19.

“Bukan hanya tahun ini hal itu terjadi. Tahun lalu pun demikian. Saya mengusulkan agar Pemkot Cilegon menggunakan metode pendidikan digital untuk menekan penjualan buku yang memberatkan orang tua murid, khususnya bagi keluarga tidak mampu,” terangnya.

Selain untuk menekan penjualan buku yang nilainya mencapai ratusan ribu setiap siswa, buku digital (e-book), juga mendukung langkah Pemerintah Kota Cilegon untuk program Smart City-nya.

“Kami juga mengusulkan digitalisasi buku perlu dipikirkan karena bagaimanapun pemerintah harus meningkatkan daya saing mutu pendidikan dengan cara memanfaatkan teknologi tepat guna,” ungkapnya.

Pada momen Hari buku Nasional ini, sambung Yadi, Pemkot Cilegon harus mampu mengembangkan segala potensi yang dapat memanfaatkan teknologi, seperti taman bacaan digital atau digitalisasi materi pelajaran untuk dapat digunakan di setiap sekolah di Cilegon. (Wawan)

Wartawan

Related posts