Pelanggan Jangan Cemas, Perumdam TKR Pastikan Air Aman Meski Sungai Cisadane Terindikasi Tercemar

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 19:44 335 Redaksi

KABUPATEN TANGERANG-, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang memastikan air yang disalurkan ke masyarakat aman, layak digunakan, serta memenuhi standar kualitas.

Penegasan itu disampaikan menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan pencemaran Sungai Cisadane. Perusahaan plat merah milik Pemkab Tangerang itu memastikan, kondisi tersebut tidak berdampak terhadap kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan.

“Air yang disalurkan telah melalui proses pengolahan yang ketat dan berlapis,” kata Direktur Utama Perumdam TKR Sofyan Sapar, Selasa (10/2/2026).

Air Perumdam TKR yang disalurkan telah melalui proses pengolahan yang ketat dan berlapis

Sofyan menerangkan, meski terdapat indikasi pencemaran di Sungai Cisadane sebagai sumber air baku, kualitas air olahan Perumdam TKR tetap terjaga. Dia bilang, air yang diterima pelanggan telah melalui proses pengolahan dan pengujian yang aman.

Sofyan lalu menjelaskan, sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, Perumdam TKR secara rutin melakukan pemantauan langsung ke sumber air baku. Termasuk langkah antisipatif berupa pengurasan dan pengendalian di sejumlah titik instalasi pengolahan. Langkah itu guna memastikan stabilitas serta mutu air yang didistribusikan.

Menurutnya, sebelum dialirkan ke pelanggan, air baku melewati serangkaian proses panjang mulai dari penyaringan, pengolahan kimia, hingga pengujian kualitas secara berkala.

“Seluruh tahapan tersebut dikawal dengan sistem quality control yang ketat,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, pengujian kualitas air dilakukan di laboratorium Perumdam TKR yang telah menerapkan ISO 17025:2017 dan terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor LP-763-IDN. Hasil pemeriksaan, ucap Sofyan, menunjukkan bahwa air memenuhi standar dan aman digunakan.

Pengujian kualitas air dilakukan di laboratorium Perumdam TKR

Sofyan juga mengedukasi masyarakat agar memahami perbedaan antara air baku dan air olahan. Kata dia, air baku yang berasal dari sungai tidak serta-merta dikonsumsi. Melainkan terlebih dahulu diolah melalui proses teknis yang terukur dan terstandar.

Dia melanjutkan, air baku akan melalui tahapan pengolahan dan pengujian yang ketat. Sehingga air yang sampai ke pelanggan tetap layak dan sesuai standar.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, kami menjamin kualitas air bersih tetap terjaga,” tandasnya.

Perumdam TKR berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan, transparansi, dan kualitas layanan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyediaan air bersih di Kabupaten Tangerang. (SSP)

LAINNYA