Pemkot Tangerang Imbau Warga Rayakan Tahun Baru Tanpa Petasan

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Des 2025 16:55 123 Redaksi | Atma

KOTA TANGERANG (Suarabantennews.com) – Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api maupun menggunakan petasan saat perayaan malam Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Kota Tangerang.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk tindak lanjut atas Surat Edaran Wali Kota Tangerang Nomor 41172 Tahun 2025 serta Surat Edaran Gubernur Banten Nomor 73 Tahun 2025. Kebijakan ini juga menjadi wujud empati dan solidaritas atas musibah banjir bandang serta tanah longsor yang belum lama ini menimpa masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera dan Aceh.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Deni Koswara menegaskan bahwa larangan pesta kembang api bukan sekadar aturan administratif, melainkan ajakan moral kepada masyarakat untuk menahan euforia di tengah suasana duka.

“Kami mengimbau dengan tegas kepada semua masyarakat agar tidak merayakan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api dan sejenisnya. Bukan tanpa alasan, imbauan merayakan malam pergantian tahun dengan penuh kesederhaan ini diberikan untuk menghormati para korban musibah di Aceh dan Sumatera yang masih berduka,” ujar Deni, Selasa (30/12/25).

Selain sebagai bentuk empati, Pemkot Tangerang juga menilai pelarangan tersebut penting untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko, mulai dari gangguan keselamatan, kebakaran, hingga kecelakaan yang dapat memengaruhi ketertiban dan kenyamanan masyarakat saat malam pergantian tahun.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, maupun perangkat daerah untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan dan penegakan ketertiban umum. Imbauan ini sudah mulai disosalisasikan, semoga bisa diterapkan di semua lapisan masyarakat dan semua penjuru penjuru wilayah Kota Tangerang,” pungkasnya.

Pemkot Tangerang pun berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, serta menjadikan momentum pergantian tahun sebagai ajang refleksi dan kepedulian sosial.

“Kami berharap imbauan ini bisa ditaati oleh masyarakat luas sekaligus mengajak bersikap lebih bijak dengan merayakan malam pergantian secara lebih bijak, sederhana, dan bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. [SBN]

LAINNYA