Peringatan Harlah NU ke-103, Maesyal Rasyid Tegaskan Peran NU sebagai Penjaga Harmoni Sosial

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Feb 2026 15:15 124 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Peringatan Hari Lahir ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) menjadi ruang refleksi penting untuk kembali menegaskan peran strategis NU sebagai penjaga harmoni sosial sekaligus mitra pemerintah daerah dalam membangun umat dan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid saat menghadiri Peringatan Harlah NU ke-103 yang digelar di Alun-alun Balaraja, Sabtu (31/01/26).

“Keberadaan NU bukan hanya menjadi pilar keagamaan, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menjaga keseimbangan kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi saat ini,” ungkapnya.

Maesyal menilai NU memiliki peran yang sangat besar dalam membina umat sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman. Melalui jaringan pesantren, majelis taklim, madrasah, serta beragam kegiatan sosial-keagamaan, NU hadir langsung di tengah masyarakat.

Kehadiran tersebut, menurutnya, berkontribusi dalam menguatkan akidah, memperbaiki akhlak, serta merawat persatuan umat secara berkelanjutan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang, NU tidak dipandang sekadar sebagai mitra formal. NU disebut sebagai sahabat strategis dalam proses pembangunan daerah.

Sinergi antara ulama dan umara yang selama ini terjalin dinilai menjadi fondasi kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah, memperkokoh kehidupan keagamaan, serta mendorong pembangunan yang berpijak pada nilai moral dan kebersamaan.

“Kami meyakini pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan umat dan bimbingan para ulama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maesyal menyampaikan komitmen Pemkab Tangerang untuk terus memperkuat kolaborasi dengan NU di berbagai sektor. Kerja sama tersebut meliputi pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan moderasi beragama, hingga pembentukan karakter generasi muda.

“Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial,” imbuhnya.

Maesyal juga menilai peringatan Harlah NU ke-103 menjadi pengingat akan peran NU sebagai perekat umat dan penjaga nilai kebangsaan. Di tengah tantangan zaman serta perubahan sosial yang dinamis, NU diharapkan tetap menjadi penuntun umat, penyejuk masyarakat, dan benteng moral bangsa.

Ia berharap NU senantiasa diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan perannya demi kemaslahatan bersama.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-103. Semoga NU senantiasa istiqamah dalam khidmah kepada umat, bangsa, dan negara, serta terus menjadi penjaga nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan menyejukkan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Maesyal turut mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat ukhuwah, serta mendukung program-program pembangunan daerah.

“Dengan sinergi yang kuat antara ulama, pemerintah, dan masyarakat, insyaAllah Kabupaten Tangerang akan semakin religius, aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. [SBN]

LAINNYA