Lapak penjual cabai rawit di Pasar Rau KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Menjelang Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, harga cabai rawit di Kabupaten Tangerang mulai mengalami kenaikan. Saat ini, harga komoditas tersebut mencapai Rp60.000 per kilogram di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Riski Maria Girsang mengungkapkan, harga cabai rawit naik sekitar Rp3.000 dari harga eceran tertinggi yang ditetapkan sebelumnya.
“Harga eceran tertingginya kan Rp57.000 per kilogram, sekarang Rp60.000, jadi naik Rp3.000,” paparnya setelah melakukan sidak harga bahan pokok di Pasar Curug, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan harga dipengaruhi tingginya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha. Namun, kondisi tersebut diperkirakan hanya bersifat sementara.
“Biasanya demand-nya tinggi karena mau lebaran. Nanti setelah lebaran biasanya turun lagi,” jelasnya.
Riski menambahkan, hingga saat ini mayoritas harga kebutuhan pokok lain masih stabil dan belum melampaui HET. Beberapa komoditas yang masih normal antara lain beras, telur, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, cabai hijau, cabai setan, dan bawang putih.
“Sementara ini sih mayoritas masih di bawah HET ya,” ucap Riski.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga, pihaknya terus memantau perkembangan harga bahan pokok di 18 pasar yang tersebar di Kabupaten Tangerang. Data tersebut kemudian dikirimkan ke Kementerian Perdagangan melalui SP2KP.
“Jadi di situ kan terpantau harga pasar-pasar mana yang mulai naik, rendah, ataupun stabil,” tuturnya.