Polisi Duga Pedagang Cilok yang Tewas Bersimbah Darah di Cikupa Adalah Korban Pembunuhan

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Jun 2026 21:34 177 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Kematian seorang pedagang cilok yang ditemukan bersimbah darah di sebuah kontrakan di RT 03/03, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga pria berinisial R tersebut menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

Dugaan itu mengemuka setelah Kapolresta Tangerang, Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengecekan langsung di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (2/6/2026) petang.

“Korban terindikasi korban dari tindak pidana pembunuhan,” kata Indra Waspada.

Menurutnya, saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap di dalam kamar kontrakan. Polisi juga menemukan ceceran darah di lantai kamar yang ditempati korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menduga luka yang terdapat pada tubuh korban disebabkan oleh senjata tajam.

“Tapi kami masih harus menunggu hasil autopsi seiring penyelidikan yang kami laku6 untuk mengungkap peristiwa ini,” ujarnya.

Indra Waspada menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 32 jam sebelum ditemukan.

Saat ini, tim penyidik terus bekerja mengumpulkan berbagai alat bukti dan keterangan saksi guna mengungkap secara pasti penyebab kematian korban serta mencari pihak yang bertanggung jawab.

Petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan petunjuk yang dapat membantu proses penyelidikan.

“Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga RT 03/03, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, digegerkan dengan penemuan jasad korban di dalam kontrakan yang baru ditempatinya sekitar 10 hari terakhir.

Menurut keterangan warga, korban sehari-hari berjualan cilok dan tinggal bersama seorang rekannya di kontrakan tersebut.

Peristiwa itu terungkap ketika seorang warga yang sebelumnya memesan cilok datang ke kontrakan korban.

Karena beberapa kali mengetuk pintu tetapi tidak mendapat respons, warga bersama pemilik kontrakan akhirnya membuka pintu menggunakan kunci cadangan.

Setelah pintu terbuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar.

“Di TKP ditemukan darah dan posisi korban tengkurap di lantai,” kata Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri.[SBN]

LAINNYA