Gambar ilustrasi dibuat menggunakan AI. Suarabantennews.com — Beberapa waktu yang lalu, seorang perempuan di Jakarta dilarikan ke IGD karena nyeri perut hebat setelah makan terlalu cepat dan langsung rebahan. Kisah itu memang bukan kejadian luar biasa, tetapi banyak dokter di berbagai rumah sakit besar mengaku sering menangani pasien dengan keluhan serupa. Dari kembung, asam lambung naik, sampai sakit ulu hati yang mengganggu aktivitas, semuanya bisa berawal dari kebiasaan makan yang sering kamu anggap sepele.
Sebagai seseorang yang juga pernah mengalami masalah pencernaan, saya tahu rasanya: enggak nyaman banget. Jadi, mari saya ajak kamu menjelajahi kebiasaan-kebiasaan kecil yang bisa bikin perutmu tiba-tiba protes.
Kamu mungkin terbiasa makan terburu-buru karena dikejar waktu kerja atau jam berangkat sekolah. Sayangnya, makanan yang tidak kamu kunyah dengan baik membuat lambung bekerja lebih keras. Akibatnya, kamu bisa merasa kembung, begah, atau bahkan sakit perut. Makin tenang kamu makan, makin baik pencernaanmu bekerja.
Porsi besar memang menggoda, terutama kalau lauknya lauk favoritmu. Tetapi makan berlebihan membuat lambung meregang dan memicu asam lambung naik. Tubuhmu memberi sinyal kenyang, tetapi kamu sering mengabaikannya. Lama-lama, kebiasaan ini mengacaukan sistem pencernaan dan membuat perutmu terasa penuh sepanjang hari.
Terlalu sibuk bekerja sering membuat kamu lupa makan. Ketika lambung kosong terlalu lama, asam lambung meningkat dan mengiritasi dinding lambung. Selain itu, kamu cenderung makan lebih banyak saat akhirnya bertemu makanan. Kombinasi keduanya bisa memperburuk masalah pencernaanmu.
Saya tahu betul godaannya: habis makan, mata terasa berat, dan rebahan menjadi keputusan paling logis. Tetapi gravitasi adalah sahabat pencernaan. Begitu kamu rebahan, makanan dan asam lambung bisa naik kembali ke kerongkongan. Itulah awal mula rasa panas di dada atau tenggorokan.
Menonton video, scrolling, atau membalas pesan membuat kamu lupa mengunyah dengan baik. Kamu juga cenderung makan lebih banyak tanpa sadar. Tanpa fokus, sinyal kenyang melambat, dan tak dapat dihindari, pencernaanmu pun terganggu.
Minum itu penting, tetapi terlalu banyak cairan saat makan bisa membuat kamu cepat kembung. Cairan yang berlebih membuat proses pencernaan melambat karena enzim yang bekerja di lambung menjadi lebih encer dari seharusnya. Akibatnya, makanan bertahan lebih lama di lambung.
Pernah makan saat marah atau stres? Tubuhmu merespons emosi dengan melepaskan hormon yang memperlambat pencernaan. Makanan jadi terasa mengganjal, dan perutmu bisa sakit tanpa alasan yang jelas. Emosi tenang membantu tubuhmu bekerja lebih optimal.
Dengan membiasakan beberapa langkah ringan ini, kamu membantu tubuh bekerja lebih baik setiap hari. Ingat, pencernaan yang sehat membuat aktivitasmu jauh lebih nyaman. [SBN]