Wabup Intan Cek Progres Renovasi Rumah Warga, Target Penerima Manfaat Ditambah

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Apr 2026 12:12 125 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meninjau langsung progres renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Mursani, warga Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (7/4/2026). Peninjauan tersebut sekaligus memastikan percepatan pelaksanaan program bantuan hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu, Wabup Intan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mempercepat pelaksanaan program renovasi RTLH sekaligus menambah jumlah penerima manfaat secara bertahap.

“Ke depan, insyaAllah kami, pemerintah daerah akan membantu mempercepat merapihkan rumah tidak layak huni dan menambah target penerima manfaatnya secara bertahap hingga benar-benar layak dan nyaman untuk dihuni,” ujar Wabup Intan.

Menurutnya, program renovasi RTLH merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak, aman, nyaman, dan sehat. Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

“Program pembangunan RTLH ini adalah bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah untuk juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga,” ungkapnya.

Dia juga berharap program unggulan pemerintah daerah tersebut mendapat dukungan luas, baik dari masyarakat maupun dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Dukungan dan kolaborasi dari masyarakat dan dunia usaha dengan CSR-nya tentu sangat dibutuhkan agar renovasi atau pembangunan rumah tidak layak huni ini bisa makin banyak. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” harapnya.

Selain meninjau, Wabup Intan turut memberikan motivasi kepada penerima manfaat agar rumah yang telah direnovasi dapat dirawat dengan baik setelah selesai pengerjaan.

“Nanti selesai direnov tolong dirawat dan dijaga agar dapat juga memberikan dampak dan manfaat lainnya, bagi ibu dan keluarga,” pintanya.

Sementara itu, Ibu Mursani menceritakan kondisi rumahnya sebelumnya yang memprihatinkan. Sebagian bangunan mengalami kerusakan hingga roboh. Saat hujan deras, air kerap masuk ke dalam rumah akibat atap bocor. Selain itu, kondisi saluran air di sekitar rumah juga belum tertata dengan baik.

Lingkungan sekitar rumahnya juga tergolong rawan. Bahkan, beberapa kali hewan seperti ular masuk ke dalam rumah.

“Alhamdulillah, rumah saya akhirnya bisa diperbaiki, tidak lagi bocor dan lebih aman. Terima kasih Bu Intan beserta jajarannya dan pak camat yang sudah membantu memperbaiki rumah ini,” ucapnya. [SBN]

LAINNYA