Wabup Intan Resmi Mulai Penataan Estetika Kota, Kabel Semrawut di 15 Ruas Jalan Dipindah ke Bawah Tanah

waktu baca 3 menit
Rabu, 29 Apr 2026 19:03 154 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah resmi memulai langkah besar dalam pembenahan infrastruktur estetika kota melalui relokasi kabel udara fiber optik menjadi kabel tanam bawah tanah.

Dimulainya proyek tersebut ditandai dengan seremoni pemotongan kabel yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tangerang di ruas Jalan Syekh Nawawi, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (29/04).

Program strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) wilayah Banten.

Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri, rapi, serta meningkatkan faktor keselamatan bagi pengguna jalan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam kesempatan itu, Wabup Intan menegaskan bahwa penataan kabel udara ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Kabupaten Tangerang Gemilang.

“Hari ini kita memulai seremonial pemotongan kabel yang semrawut di ruas Jalan Syekh Nawawi. Target kita untuk tahun ini ada 15 ruas jalan yang akan direlokasi ke bawah tanah, dengan 10 ruas prioritas awal termasuk ruas Legok-Karawaci dan Syekh Nawawi Tigaraksa,” ujar Intan.

Dia menambahkan, keberadaan kabel udara yang tidak tertata tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga kerap menjadi penyebab kecelakaan dan ketidaknyamanan masyarakat.

Melalui sistem kabel bawah tanah menggunakan pipa HDPE, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kawasan perkotaan terbebas dari pemandangan kabel melintang yang mengganggu.

“Kita ingin Kabupaten Tangerang benar-benar Gemilang. Tidak ada lagi kabel semrawut yang mengganggu pandangan dan membahayakan warga. Penataan bawah tanah adalah solusi jangka panjang untuk kota yang lebih rapi dan nyaman,” jelas Wabup Intan.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar apabila selama proses relokasi berlangsung terjadi sedikit gangguan arus lalu lintas.

Program tersebut diharapkan menjadi standar baru pembangunan infrastruktur digital yang ramah lingkungan dan estetis di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DBMSDA Kabupaten Tangerang, Endang Sukendar, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari penataan infrastruktur jangka panjang.

Menurutnya, jalan yang dipenuhi kabel menjuntai sangat berisiko terhadap keselamatan masyarakat dan perlu segera ditata secara serius.

“Sesuai arahan Ibu Wakil Bupati, kita ingin menciptakan keindahan dan kenyamanan. Jalan yang banyak kabel menjuntai itu sangat berisiko bagi keselamatan. Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pengerjaan ini berlangsung,” ungkap Endang.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Apjatel Banten, Noviana, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut.

Dia menjelaskan, seluruh pendanaan proyek relokasi kabel ini bersumber dari dana swasta atau non-APBD sebagai bentuk kepedulian para penyelenggara telekomunikasi terhadap penataan ruang publik.

“Kami memiliki komitmen untuk menyelesaikan relokasi di 15 ruas jalan ini dalam jangka waktu satu tahun ke depan. Memang ada tantangan terkait kenaikan harga bahan baku pipa, namun para rekan-rekan operator tetap berupaya maksimal agar tahun depan Kabupaten Tangerang bisa lebih tertata rapi tanpa ada lagi penggalian berulang untuk kabel telekomunikasi,” jelas Noviana.[SBN]

LAINNYA