Jelang Natal dan Tahun Baru, Bupati Maesyal Rasyid Pimpin Apel Operasi Lilin Maung 2025

waktu baca 3 menit
Jumat, 19 Des 2025 21:24 134 Redaksi | Atma

KAB. TANGERANG (Suarabantennews.com) – Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah menjelang Natal 2025 dan perayaan tahun baru 2026 melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2025.

Apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan oleh Pemkab Tangerang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Jumat (19/12/25).

Pada kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menekankan komitmen bersama seluruh unsur, mulai dari perangkat daerah, TNI, Polri, organisasi kepemudaan, hingga elemen masyarakat, untuk memastikan keamanan, kondusivitas wilayah, serta kesiapsiagaan selama perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026.

“Apel ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat yang merayakan Natal maupun menyambut pergantian tahun,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Dalam apel tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menyampaikan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru tahun ini berpotensi diwarnai aktivitas masyarakat yang sangat tinggi.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat hampir 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat adanya tiga sistem siklonik yang meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, seiring puncak musim hujan pada November 2025 hingga Februari 2026.

“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra. Seluruh layanan Nataru harus mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebagai wujud kesiapan nasional, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, dengan dukungan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, di Kabupaten Tangerang disiagakan sebanyak 650 personel. Dari jumlah tersebut, 178 personel bertugas setiap hari, serta ditambah 374 personel khusus pada malam pergantian tahun. Pemkab Tangerang bersama Polres dan Kodim juga mendirikan enam Pos Pengamanan, tiga Pos Terpadu, serta dua Pos Pelayanan di jalur tol.

“Koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif, termasuk pengamanan rumah ibadah dan titik-titik keramaian. Kita telah sepakat melakukan monitoring ketat dan mengimbau masyarakat agar menghindari pawai kendaraan yang berisiko membahayakan keselamatan,” jelasnya.

Selain fokus pengamanan Natal dan Tahun Baru, Pemkab Tangerang turut mempersiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi bencana pada puncak musim hujan. Sebanyak 15 titik rawan banjir telah dipetakan, di antaranya wilayah Tanjung Burung, Pengemis, Gelap, Cikadek, Jayanti, Soka, dan Teluk Naga.

Sarana evakuasi dan penanganan darurat juga diperkuat, termasuk penyediaan 14 unit chainsaw untuk penanganan pohon tumbang, 14 perahu, serta 26 dayung yang disebar di titik-titik strategis.

Selain itu, logistik darurat berupa perlengkapan bayi, makanan, dan beras telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur utama guna mengantisipasi potensi pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang.

“Ini bentuk kesiapsiagaan bersama untuk memastikan penanganan cepat, tepat dan akurat jika terjadi keadaan darurat,” ungkapnya.

Dia pun meminta seluruh unsur keamanan dan jajaran pemerintah daerah bekerja secara solid, disiplin, dan responsif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Masyarakat yang merayakan libur Natal dan Tahun Baru juga diimbau tetap menjaga ketertiban serta tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi tidak memungkinkan.

“Keberhasilan pelayanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Usai apel gelar pasukan, Bupati Tangerang bersama unsur Forkopimda melakukan pengecekan tenda siaga bencana yang telah didirikan sebagai pos kesiapsiagaan terpadu dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. [SBN]

LAINNYA