Antisipasi Dampak Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di Jakarta, Polresta Tangerang Siagakan 125 Personel di Jalur Perbatasan

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Okt 2026 15:54 27 Wartawan | Mahdi

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Polresta Tangerang menyiapkan 125 personel untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan menyusul keberangkatan 35 mahasiswa asal Kabupaten Tangerang yang akan mengikuti aksi demonstrasi evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Kepala Bagian Operasi Polresta Tangerang, Kompol Raden Mochammad Sofian, menyebut puluhan mahasiswa tersebut berasal dari dua kelompok perguruan tinggi.

Rinciannya, sebanyak 20 mahasiswa disebut berasal dari HMI Dipo, sedangkan 15 mahasiswa lainnya berasal dari Universitas Tangerang Raya (Untara).

“Ada beberapa dari mahasiswa HMI, kalau enggak salah dari Dipo itu 20 orang, dan kemudian juga dari Untara 15 orang yang berangkat,” kata Sofian.

Sebagai langkah pengamanan, ratusan personel yang disiagakan akan ditempatkan di sejumlah akses transportasi yang dinilai menjadi jalur penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Jakarta.

Tiga titik gerbang tol yang menjadi fokus pengamanan adalah Balaraja Timur, Balaraja Barat, dan Cikupa.

Tidak hanya di jalur darat, pengamanan juga dilakukan di fasilitas transportasi kereta api. Polisi memantau tiga stasiun di wilayah hukumnya, yakni Stasiun Daru, Cikoya, dan Tigaraksa.

“Kita juga melaksanakan kegiatan pengamanan di stasiun di wilayah kita, ada tiga stasiun, yaitu Stasiun Daru, kemudian Cikoya, dan Tigaraksa,” tuturnya.

Di samping menempatkan personel pada sejumlah titik tersebut, Polresta Tangerang turut menyiagakan kendaraan taktis, mobil water cannon, dan kendaraan bermotor untuk mendukung langkah pengamanan.

Sofian mengatakan, pengerahan personel dan peralatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengantisipasi kemungkinan kericuhan di Jakarta yang berimbas ke wilayah Kabupaten Tangerang.

Dengan kesiapan tersebut, kepolisian berharap dapat melakukan langkah antisipasi apabila situasi keamanan di wilayah perbatasan mengalami gangguan.

“Nah, kita dari situ ya kita tetap standby, kita standby antisipasi apabila terjadi kerusuhan ataupun juga chaos di wilayah Jakarta, kita sudah siap untuk di perbatasan,” ungkapnya.

LAINNYA