Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Pemkab Tangerang Terapkan Skema WFH dan WFA

waktu baca 3 menit
Rabu, 25 Mar 2026 16:16 109 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Bupati dan Wakil Bupati Tangerang memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 H yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Rabu (25/3/26). Apel tersebut diikuti Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Dalam amanatnya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selama satu tahun perjalanan kami bersama Ibu Wakil, Pak Sekda, dan seluruh pimpinan, tentu ada khilaf dan kesalahan, baik yang disadari maupun tidak. Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia berharap momentum Idulfitri menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan dedikasi sebagai pelayan masyarakat dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan integritas.

“Saya berharap momen Idulfitri ini bisa jadi sarana untuk terus memperkuat kebersamaan dan dedikasi bersama sebagai pelayan masyarakat yang bertanggung jawab, iklas dan penuh integritas,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, saat ini dunia tengah menghadapi berbagai tantangan global, termasuk konflik di sejumlah wilayah yang berdampak pada perekonomian, ketersediaan energi, serta stabilitas ekonomi nasional dan daerah. Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Tangerang akan mengambil langkah antisipasi dan efisiensi sesuai arahan pemerintah pusat.

“Menyikapi kondisi tersebut, sesuai arahan pemerintah pusat, kita harus melakukan langkah-langkah efisiensi. Oleh karena itu, saya minta kepada Pak Sekda bersama BKPSDM untuk segera merumuskan kebijakan Work From Home (WFH) maupun Work From Anywhere (WFA) minimal 50 persen bagi pegawai yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” tandasnya.

Dia menambahkan, perangkat daerah yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti kecamatan, kelurahan, desa, Disdukcapil, Bapenda, dan DPMPTSP dapat mengatur kehadiran antara 75 hingga 100 persen. Sementara perangkat daerah dengan tugas lapangan seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diminta tetap menjalankan tugas penuh, 100 persen.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa Kabupaten Tangerang telah memasuki triwulan II tahun 2026. Seluruh jajaran diminta tetap fokus menjalankan program kerja serta responsif terhadap dinamika global yang berpotensi memengaruhi kinerja daerah.

Berdasarkan data sementara, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang menunjukkan tren positif, dari sekitar 5 persen pada 2025 menjadi 5,67 persen per Maret 2026. Indikator pembangunan lainnya juga meningkat, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), rata-rata lama sekolah, serta penurunan angka rasio Gini dari 0,27 menjadi 0,26.

Dia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas kontribusi terhadap capaian tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh pegawai Kabupaten Tangerang atas kerja keras dan dedikasinya. Capaian yang kita raih hari ini merupakan hasil kerja bersama. Kami bangga kepada seluruh jajaran,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, dia menegaskan pentingnya menjaga semangat kerja, meningkatkan efisiensi, serta kesiapan melakukan evaluasi dan penyesuaian program, termasuk kemungkinan refocusing anggaran jika kondisi global berdampak signifikan terhadap keuangan daerah.

“Kita harus tetap semangat dalam melayani masyarakat, menjaga kinerja, dan bersiap menghadapi berbagai kemungkinan ke depan. Semoga kondisi ekonomi daerah, nasional, dan global tetap stabil, serta konflik yang terjadi dapat segera berakhir,” pungkasnya. [SBN]

LAINNYA