banner 468x60 banner 468x60

Yayasan Mandiri Amal Insani Hadirkan Program Ketupat Lebaran di Hari Fitri

Ramzy
23 Apr 2023 17:05
2 menit membaca

TANGERANG (SBN) – Tradisi berkumpul bersama keluarga di hari idul fitri merupakan tradisi umat Islam yang banyak dilakukan hampir di seluruh dunia, tak terkecuali umat Islam Indonesia. Saling berkunjung silaturahmi ke rumah keluarga besar, saling sungkem, maaf memaafkan merupakan rangkaian aktivitas dalam tradisi tersebut.

Namun, tak semua orang bisa menikmati indahnya berkumpul bersama keluarga di hari lebaran idul fitri. Mereka para pekerja yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak merupakan kelompok yang tak bisa menikmati momen lebaran dengan keluarga. Salah satu dari mereka adalah para tenaga kesehatan yang berjuang untuk membantu orang lain yang sedang sakit di tempat mereka bertugas. Mereka tak sendiri, di Rumah sakit juga banyak para pendamping dan pengunjung yang terpaksa memilih untuk menemani anggota keluarga yang sedang sakit dan berjuang untuk sembuh. Para nakes dan pendamping pasien rela mengorbankan waktu mereka demi merawat orang yang sedang sakit.

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Mandiri Amal Insani berkhidmat dalam memberikan layanan kepada mereka yang tidak berkumpul bersama keluarga di momen lebaran dengan menghadirkan program ketupat lebaran tepat pada hari Sabtu, 22 April 2023 yang berlokasi di 10 rumah sakit wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Tasikmalaya.

Direktur MAI, Erwin Setiawan, menjelaskan bahwa program ini diluncurkan untuk membantu para nakes, para pasien serta keluarga pasien dhuafa di rumah sakit yang tidak merayakan idul fitri di rumahnya agar bisa menikmati ketupat lebaran, walau mereka tak sempat merayakan lebaran di rumah masing-masing, sehingga mereka tidak kehilangan momentum idul fitri saat mereka bertugas dan menemani keluarga yang sedang sakit.

“Harapannya program ini bisa diterapkan di RS rujukan nasional di seluruh Indonesia atau di Perwakilan Mandiri Amal Insani seluruh Indonesia”, ujar Erwin.

Sementara itu Jumadi, pendamping pasien di Rumah Sakit Fatmawati, ya g dikunjungi saat menikmati santapan ketupat mengatakan, bahwa ia sangat senang pihak MAI mengadakan program ini di rumah sakit, sebab saat ini ia tak bisa berkumpul dengan keluarga besar karena harus menemani sang istri yang saat ini sudah 3 hari dirawat.

“Alhamdulillah, senang banget ada program ini, karena serasa berada di rumah,” ujar beliau.

Ke depan, program ini akan diintensifkan di tahun-tahun berikutnya dan mampu menjangkau penerima manfaat yang lebih luas lagi.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan