KJT Cakra Mendata dan Melakukan Rapid Test Antigen bagi Pemudik yang Kembali

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Jakarta, Berita Jakarta Terbaru, Berita Jakarta Hari Ini, Berita Nasional, Berita Nasional Terbaru, Berita Nasional Hari Ini: KJT Cakra Mendata dan Melakukan Rapid Test Antigen bagi Pemudik yang Kembali

JAKARTA (SBN) — Kampung Tangguh Jaya (KTJ) Cakra berada di bawah binaan Direktur Lalu Lintas Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo. Wilayah KTJ Cakra, yaitu RW 02 Kelurahan Makassar, Jakarta Timur, menerapkan SOP Mikro Lockdown bagi warganya yang balik dari mudik ke kampung halaman.

Pembatasan masyarakat yang keluar masuk wilayah KTJ Cakra dilakukan oleh 4 pilar (Polri, TNI, Pemprov, dan elemen masyarakat tingkat RW) yang bekerja sama mengadakan pendataan warganya yang nekat melakukan mudik.
Warga yang kedapatan mudik/tidak di rumah akan dijemput untuk melaksanakan rapid test antigen di GOR Kelurahan Makassar sejak Senin kemarin (17/5/2021). Apabila ada warga yang dinyatakan positif, akan diterapkan SOP Mikro Lockdown di Kampung tersebut dengan status dalam pemantauan Satgas Covid-19.

Read More

SOP Micro Lock Down adalah sebagai berikut :

1. Satgas KTJ mendata masyarakat yang mudik.

2. Rumah yang terdata mudik ditempelkan stiker berisi imbauan agar ketika pulang mudik segera melapor kepada Ketua RT/RW setempat dan agar melakukan isolasi mandiri sampai dilakukan swab antigen.

3. Masyarakat yang baru pulang mudik menjalani swab antigen dengan pilihan tiga cara :

  • a. petugas mengimbau dan masyarakat tersebut untuk datang sendiri ke posko swab antigen
  • b. Petugas mengimbau dan melakukan swab antigen di rumah (bagi masyarakat tertentu, misalkan sakit, lansia, menolak datang ke posko, dsb.)
  • c. Petugas mengimbau dan menjemput untuk melakukan swab antigen di posko swab antigen (bagi masyarakat dalam kondisi tertentu, misalkan sakit, lansia dll.)

4. Satgas KTJ mendata dan membuat laporan.

Sampai dengan hari ini total 14 warga yang terdata melakukan mudik dan berdasarkan tes yang dilakukan hasilnya negatif. (Mas)

Wartawan

Related posts