Bupati Kawal Langsung Penanganan Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemadaman Darat dan Udara Terus Dikebut

waktu baca 3 menit
Senin, 6 Jul 2026 19:29 123 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengintensifkan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Hasil pemantauan terbaru menunjukkan luas area yang masih terdapat titik api terus menyusut berkat penanganan terpadu yang melibatkan berbagai instansi.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, area yang sebelumnya dipenuhi titik api seluas sekitar 15 hektare kini menyisakan sekitar 5 hektare. Titik api yang tersisa pun tidak lagi menyebar di seluruh kawasan, melainkan hanya berada di beberapa lokasi.

“Titik api dari hari kedua, ketiga mencapai sekitar 15 hektar, sekarang sudah sekitar 5 hektar dan itu pun spot-spot tidak semua hamparan terdapat api,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid, Senin (6/7/2026).

Untuk memastikan perkembangan penanganan di lapangan, Bupati kembali meninjau langsung hingga ke puncak timbunan sampah. Dia mengecek titik-titik api yang masih menyala sekaligus menginstruksikan perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa agar tetap siaga menghadapi berbagai kemungkinan.

Menurutnya, kesiapsiagaan tersebut meliputi antisipasi evakuasi warga, penyediaan logistik, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap kebakaran.

“Alhamdulillah tadi siang kita naik ke hampir ke Puncak timbunan sampah di sebelah timur asapnya sudah mulai terkendali. Ada memang beberapa titik karena anginnya kencang, gas metannya muncul. Karena angin cukup besar, asap mengarah ke barat, ke pemukiman. Lurah dan camatnya juga standby antisipasi apabila ada masyarakat yang kemungkinan ditempatkan di kantor desa, juga akan kita siapkan,” jelasnya.

Bupati menambahkan, proses pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat maupun udara. Bahkan, kebutuhan penambahan helikopter telah dibahas bersama Deputi BNPB untuk menjangkau titik-titik api yang tidak dapat diakses kendaraan pemadam kebakaran.

“Memang ada lokasi-lokasi yang harus disiram melalui udara. Opsi penambahan pesawat heli pun telah dirumuskan bersama kemarin untuk menjangkau lokasi-lokasi timbunan sampah yang harus dengan heli karena dengan kendaraan tidak bisa terjangkau,” ujarnya.

Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama tim dari kementerian, BNPB, dan Manggala Agni terus berkoordinasi guna menentukan skala prioritas penanganan agar proses pemadaman berlangsung efektif dan optimal.

“Langkah kita terus upayakan berkoordinasi dengan seluruh tim yang ada untuk memutuskan prioritas program. Selain itu, kami juga terus menenangkan masyarakat sekaligus menempatkan masyarakat sesuai dengan arah angin supaya tidak lagi ke arah pemukiman,” imbuhnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah pusat, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, TNI, Polri, serta tim Manggala Agni yang terus bersinergi menangani kebakaran TPA Jatiwaringin.

Dia turut memohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar proses pemadaman dapat segera diselesaikan.

“Sekali lagi mohon doanya semuanya dan terima kasih sudah berjibaku secara bersama-sama secara terintegrasi dan terpadu. Kita semua terus berusaha untuk pemadaman api juga asap. Dari sisi kesehatan, alhamdulillah sudah dicek oleh Dinas Kesehatan maupun Puskesmas, kebutuhan sehari-hari masyarakat juga sudah kita siapkan agar terpenuhi dan semuanya bisa berjalan dengan lancar.” [SBN]

LAINNYA