Dinkes Kota Tangerang Intensifkan Pengawasan Pangan Pasar Jelang Nataru

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Des 2025 12:20 141 Redaksi | Atma

KOTA TANGERANG (Suarabantennews.com) – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Kesehatan Kota Tangerang memperketat pengawasan keamanan pangan di pasar tradisional guna memastikan bahan makanan yang beredar aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Pengawasan tersebut dilaksanakan oleh petugas Kesehatan Lingkungan Dinkes Kota Tangerang dengan melakukan sampling dan pemeriksaan pangan di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Bengkok Kecamatan Pinang, Pasar Anyar Kecamatan Tangerang, serta Pasar Induk Kecamatan Jatiuwung.

Kegiatan pengawasan berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Desember 2025, dengan menyasar berbagai jenis bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, pemeriksaan dilakukan melalui uji laboratorium sederhana terhadap 93 parameter dari 55 jenis sampel pangan yang diambil dari ketiga pasar tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, mayoritas sampel dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Dari hasil pemeriksaan laboratorium sederhana terhadap total 93 parameter uji dari 55 jenis sampel pangan, diperoleh hasil bahwa sebanyak 88 sampel atau sekitar 93 persen dinyatakan aman. Sementara itu, ditemukan beberapa sampel positif mengandung bahan berbahaya, seperti formalin dan rhodamin B, dalam jumlah terbatas,” ungkap dr. Dini, di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (23/12/25).

Dia merinci, di Pasar Bengkok, dari 33 parameter sampel yang diuji terdapat satu sampel positif formalin, sedangkan 96,9 persen sampel lainnya dinyatakan aman.

Sementara itu, di Pasar Anyar Baru, dari 31 parameter sampel yang diperiksa ditemukan satu sampel positif formalin dan satu sampel positif rhodamin B, dengan tingkat keamanan pangan mencapai 93,5 persen.

Adapun di Pasar Induk Jatiuwung, dari 29 parameter sampel yang diuji terdapat dua sampel positif formalin, dengan tingkat keamanan sebesar 93,1 persen.

“Pada sampel yang tidak memenuhi syarat, telah dilakukan pembinaan dan edukasi kepada pedagang, serta koordinasi dengan pengelola pasar untuk meningkatkan pengawasan,” jelas dr. Dini.

“Pedagang juga diimbau agar lebih selektif dalam memilih bahan baku dan tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang,” sambungnya.

Selain pembinaan kepada pedagang, Dinkes Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan cermat dalam memilih pangan, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Masyarakat diimbau untuk memilih pangan yang segar, berlabel, tidak berwarna mencolok, serta tidak berbau menyengat,” imbaunya. [SBN]

LAINNYA