Empat Jalan Kota Tangerang Dibedah, Pengendara Diminta Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Agu 2026 15:17 127 Redaksi | Rachel

KOTA TANGERANG – Pengendara yang melintas di sejumlah wilayah Kota Tangerang perlu mengatur kembali perjalanan. Empat ruas jalan mulai diperbaiki dan pemerintah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama proyek berlangsung.

Pekerjaan tersebut dimulai Senin (10/8/2026) dan diperkirakan berlangsung sekitar dua bulan.

Petugas mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi perbaikan Jalan Raya M. Toha, Kota Tangerang. Pengendara diimbau berhati-hati dan menyesuaikan rute perjalanan selama proyek berlangsung.

Petugas mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi perbaikan Jalan Raya M. Toha, Kota Tangerang. Pengendara diimbau berhati-hati dan menyesuaikan rute perjalanan selama proyek berlangsung.

Empat ruas yang terdampak perbaikan yakni Jalan Raya M. Toha Karawaci, Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, serta Jalan Sitanala.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, rekayasa lalu lintas disiapkan bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota agar aktivitas masyarakat tetap berjalan selama pengerjaan.

“Jadi tidak ada yang ditutup penuh. Jalan M. Toha dan Jalan Iskandar Muda sudah disediakan jalur alternatifnya,” ujar Suhaely, Senin (10/8/2026).

Pengendara Periuk Bisa Lewat Jalur Alternatif

Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah Jalan Raya M. Toha Karawaci. Pengendara dari arah Periuk, Pasar Kemis dan sekitarnya yang menuju Tangerang Kota dapat menggunakan Jalan Arya Wangsakara dan Jalan Arya Santikan menuju Jalan Otista.

Jalur tersebut juga dapat digunakan untuk perjalanan dari arah sebaliknya.

Sementara pengendara disarankan menghindari Jalan Iskandar Muda di sekitar Kantor Neglasari karena berpotensi terjadi penumpukan kendaraan.

Jalan Marsekal Suryadarma Terapkan Contraflow

Kondisi berbeda diterapkan di Jalan Marsekal Suryadarma. Keterbatasan ruang jalan membuat pengalihan arus secara penuh tidak memungkinkan.

Sebagai gantinya, sistem contraflow akan diberlakukan selama pekerjaan berlangsung.

Sedangkan di Jalan Sitanala, tidak diperlukan rekayasa lalu lintas.

Dishub juga telah berkoordinasi dengan pelaksana proyek untuk menyiapkan petugas pengatur lalu lintas atau flagman. Petugas akan membantu mengurai kepadatan apabila arus kendaraan mulai tersendat.

Warga Diminta Pantau Informasi

Pemkot Tangerang mengingatkan pengguna jalan untuk memperhitungkan waktu perjalanan dan memilih rute alternatif, terutama pada jam-jam sibuk.

Rekayasa lalu lintas akan terus diterapkan selama proyek perbaikan berlangsung.

Masyarakat juga diminta memantau informasi terbaru melalui kanal resmi Pemkot Tangerang agar dapat menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini.(rhl)

LAINNYA