KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi melakukan peletakan batu pertama renovasi dan pembangunan Masjid At-Ta’awun di Perumahan Green Savana, RW 05, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (15/05/2026).
Prosesi tersebut menjadi langkah awal pembangunan masjid yang akan diperluas untuk mengakomodasi jumlah jemaah yang terus meningkat, khususnya saat pelaksanaan Salat Jumat dan peringatan hari besar Islam.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa keberadaan masjid memiliki fungsi strategis, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai sosial kemasyarakatan.
“Masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat tumbuhnya nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pendidikan akhlak bagi generasi muda kita,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia juga mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga Green Savana yang aktif mendukung pembangunan masjid tersebut.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang makin gemilang dan religius.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang begitu kuat untuk menjadikan masjid ini lebih nyaman dan aman serta bermanfaat lebih luas,” ucapnya.
Bupati berharap pembangunan Masjid At-Ta’awun dapat makin mempererat ukhuwah antarwarga sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid At-Ta’awun, Awaludin, menjelaskan bahwa renovasi dan pembangunan masjid dilakukan karena kapasitas bangunan sebelumnya sudah tidak mampu menampung jumlah jemaah yang terus meningkat.
Kondisi tersebut terutama terjadi saat pelaksanaan Salat Jumat maupun peringatan hari besar Islam lainnya.
“Pada momentum tertentu, jemaah bahkan meluber hingga ke jalan. Karena itu, perluasan masjid menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Dia menambahkan, pembangunan masjid dilakukan dengan konsep bangunan vertikal agar kapasitas dan luas bangunan dapat meningkat secara signifikan.
Setelah renovasi selesai, luas masjid akan bertambah dari sebelumnya sekitar 328 meter persegi menjadi sekitar 422 meter persegi.
Kapasitas jemaah juga meningkat dari sekitar 217 orang menjadi sekitar 327 orang.
“Setelah dibangun, masjid ini nantinya akan lebih luas lagi menjadi sekitar 422 meter persegi yang dapat menampung sekitar 327 orang yang tadinya hanya sekitar 217 orang saja,” imbuhnya.[SBN]