Kebut Perbaikan Jalan dan Jembatan, DBMSDA Kabupaten Tangerang Optimalkan Konektivitas Wilayah

waktu baca 3 menit
Rabu, 2 Sep 2026 16:07 125 Reporter | Ferdianherss

SuaraBantenNews.com –  Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang terus memacu penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di seluruh wilayah kecamatan. Proyek pengerjaan fisik mulai dari perbaikan, peningkatan, hingga rekonstruksi kini sudah berjalan serentak di lapangan guna mengoptimalkan konektivitas dan memperkuat aksesibilitas ekonomi masyarakat.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansah, menegaskan komitmen pemerintah untuk memantau setiap tahapan proyek. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh pengerjaan selesai tepat waktu dan memenuhi spesifikasi mutu yang telah ditetapkan.

“Seluruh paket pengerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang saat ini sudah bergerak di lapangan. Fokus utama kami adalah memastikan akses mobilitas masyarakat kembali optimal dan aman untuk dilintasi,” ujar Iwan, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan data perkembangan di lapangan, sejumlah proyek infrastruktur jalan bahkan telah rampung 100 persen dan mulai bisa dinikmati masyarakat, sementara sebagian besar lainnya terus menunjukkan progres signifikan.

Di Kecamatan Sukadiri, proyek Lanjutan Rekonstruksi Jalan Cituis Sukadiri – Jati Gintung telah selesai 100 persen dan sudah dapat dilintasi. Pengerjaan lain di wilayah ini meliputi Rekonstruksi Jalan Jati – Sepatan (12,41 persen), Lanjutan Rekonstruksi Jalan Cituis Sukadiri – Jati Gintung STA 1+425 (6,96 persen), Jalan Jati Talang (5,08 persen), dan Jalan Sukadiri – Ganepo (5,04 persen).

Untuk Kecamatan Pakuhaji, Lanjutan Rekonstruksi Jalan Gardu – Tanah Merah juga telah rampung 100 persen. Sedangkan untuk Segmen 2 di Desa Kramat mencatat progres 19,53 persen dan Segmen 3 di Kelurahan Pakuhaji mencapai 10,12 persen.

Bergerak ke Kecamatan Sepatan dan Sepatan Timur, kemajuan signifikan terlihat pada Lanjutan Rekonstruksi Jalan Gardu – Tanah Merah Segmen 5 Desa Sarakan yang menyentuh angka 56,32 persen. Disusul Rekonstruksi Jalan Gaga – Kedaung Barat sebesar 43,27 persen, Segmen 4 Desa Kayu Agung 15,62 persen, serta Jalan Cadas – Sepatan Segmen 1 & 2 di kisaran 5,12 persen hingga 5,17 persen.

Sementara itu di wilayah Tigaraksa, Peningkatan Jalan Cibadak – Tigaraksa telah mencapai 41,32 persen dan Rekonstruksi Jalan Sentul – Pete berada di angka 19,16 persen. Proyek lain seperti Jalan Kutruk – Tapos, Overlay Lingkup Pemda, dan Lanjutan Jalan Tigaraksa – Cikuya masih dalam proses awal dengan capaian 4,08 persen hingga 5,24 persen.

Di Kecamatan Mekar Baru, Rekonstruksi Jalan Cijeruk – Waliwis Kidul mencurahkan progres 25 persen, dan Jalan Cirako – Cijeruk 4,31 persen.

Untuk wilayah Pasar Kemis dan Panongan, Lanjutan Rekonstruksi Jalan Cadas – Kukun berada di angka 13,02 persen, diikuti Jalan Cikupa – Pasar Kemis Segmen 2 sebesar 12,20 persen. Beberapa ruas lain seperti Jalan Teluk Jakarta, Jalan Cilongok – Istiqlaliyyah, Jalan Pasar Kemis – Jatiuwung, dan Jalan Lingkar Panongan rata-rata berkisar antara 5,80 persen hingga 5,88 persen.

Adapun di Kecamatan Kresek, rekonstruksi ruas Talok – Renged dan Pejamuran – Ceplak menunjukkan rentang progres 10,02 persen hingga 10,80 persen.

Sejumlah ruas jalan prioritas di wilayah lainnya, seperti Balaraja – Tobat, Cikupa – Pasar Kemis Segmen 1, Lingkar Pasar Mauk, Tobat – Kubang, Klebet – Kemiri, Dadap – Jatimulya, Sukamulya, Teluknaga, Tanjakan – Rajeg, hingga Jatake – Babakan di Pagedangan saat ini juga sedang berjalan pada tahap awal dengan kisaran progres 4 persen hingga 9 persen.

Tidak hanya sektor jalan, DBMSDA juga fokus pada pembenahan sektor jembatan. Pembangunan Jembatan SMPN 1 Sepatan Timur kini telah mencapai progres 8,37 persen. Selanjutnya, Rehabilitasi Jembatan Kp. Karang Jetak – Kp. Serdang di Gunung Kaler mencapai 5,12 persen, serta Rekonstruksi Jembatan Kp. Nyompok Girang di Cisoka memasuki angka 4,26 persen.

Menutup keterangannya, Iwan Firmansah mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan bersabar selama proses pembangunan berlangsung di lokasi proyek.

“Kami minta warga berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung di lokasi proyek. Kami juga mohon maaf bila ada kegiatan rekonstruksi jalan yang menimbulkan kemacetan,” pungkasnya. (*)

Reporter | Ferdianherss

LAINNYA